Kamis, 18 Oktober 2018 | 04.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>DPR minta otoritas keuangan tangkis isu pelemahan daya beli

DPR minta otoritas keuangan tangkis isu pelemahan daya beli

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 5 Desember 2017 - 16:19 WIB

IMG-28524

Pengunjung Matahari di Pasaraya, Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (29/9) malam, menjelang hari terakhir gerai tersebut ditutup resmi awal Oktober 2017. KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Isu penurunan daya beli yang melemah, hutang yang semakin tinggi, menjadi isu yang sudah mirip telenovela.

Dua isu itu seperti dianggap benar di tengah masyarakat. Sayangnya, otoritas resmi terkesan tidak bisa memberikan tegas tentang kondisi yang sesungguhnya.

“Setiap kali rapat yang terkait dengan makro prudential, mikro prudential, maupun otoritas fiskal saat ini, diberikan gambaran drama telenovela. Kenapa saya katakan itu? Karena di sisi yang satu kita diberikan data dan informasi, baik itu data pusat statistik, maupun informasi langsung dari presiden bahwa perekonomian kita pada saat ini berjalan dengan baik-baik katanya,” ungkap anggota Komisi XI Johnny G Plate dalam Rapat Kerja Komisi XI dengan Bank Indonesia di Kompleks DPR, Senin (4/12) kemarin.

Johnny menyampaikan, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nasional relatif cukup tinggi dan stabil di atas 5%. Infrastruktur juga terbangun dengan baik. Masyarakat di pelosok yang selama puluhan tahun tidak bisa menikmati harga yang tidak seimbang seperti di Nias dan Papua, juga sudah bisa meniklmati harga BBM yang hampir setara dengan di Jawa.

“Ini semua berita-berita positif yang memberi gambaran positif terhadap perekonomian kita. Usaha presiden dan pemerintah saat ini untuk membangun konektivitas, gencar dalam belanja-belanja APBN yang digunakan untuk belanja-belanja produktif, harusnya pada saat ini kita berikan apresiasi dan kita dukung. (Semua itu) Tidak saja saat ini tapi juga kontiniutas. Ini peta ekonomi kita,” papar politisi NasDem ini.

Sayangnya, lanjut Johnny, yang selalu tersaji kepada kita adalah drama ala telenovela. Misalnya soal daya beli masyarakat yang didengungkan melemah. Menurutnya ini adalah isu yang didramatisir.

“Pada saat ini kita juga tahu dari data statistik, memberikan gambaran bahwa PDB kita juga didukung dengan pertumbuhan konsumsi, dengan konsumsi yang kuat growth driven consuption. Yang memberikan gambaran daya beli yang kuat juga. Kedua, inflasi kita juga cukup terkendali, di bawah asumsi makro, bahkan (dalam) realisasinya,” terangnya.

Oleh karena itu, Sekjen Partai NasDem ini juga berharap, otoritas-otoritas keuangan negara yang ada saat ini bisa memberikan penjelasan yang baik agar dramatisasi yang cenderung dipolitisir ini tidak terus berkembang.

“Tentu disini institusi-institusi negara, baik OJK, BI maupun otoritas fiskal kita, memberikan jawaban agar drama telenovela ini tidak selalu terus menjadi isu-isu dramatis yang nantinya berimplikasi negatif dan masyarakat terbelah tidak percaya,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Setelah 34 tahun, Tabloid BOLA berhenti terbit

TABLOID BOLA mengumumkan bakal menerbitkan edisi terakhirnya masing-masing pada hari Jumat (19/10) dan Selasa (23/10). Kepastian pemberhentian publikasi berdasarkan cuitan ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Tim Satgas KPK Geledah Matahari Tower Milik Lippo Group

Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata masih melakukan srangkaian penindakan di lapangan terkait kasus suap perizinan proyek pembangunan Meikarta.Mereka ...
Politik - Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:57 WIB

Dana Saksi Tanggungan Parpol, Bukan Negara

Indonesia Corruption Watch (ICW) menolak keras usulan Komisi II DPR RI agar dana saksi dari parpol pada Pemilu 2019 ditanggung ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Soal Meikarta, KPK Buka Kemungkinan Tersangkakan Lippo Group

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan menjerat Lippo Group selaku korporasi sebagai tersangka. Hal ini lantaran KPK memiliki komitmen yang ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 14:01 WIB

Ruang DPR Ditembak Lagi, Ini Kata Ibas

Para anggota DPR RI kembali digegerkan dengan penembakan lewat kaca ruangan.Kali ini korbannya adalah ruang kerja 1008, yang ditempati Vivi ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:44 WIB

Pengakuan Kader PAN Soal Penembakan di Ruangannya

Ruang kerja anggota DPR RI dari Fraksi PAN Totok Daryanto dihantam peluru. Peristiwa penembakan itu terjadi di lantai 20 nomor ...