Kamis, 22 Februari 2018 | 05.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Survey Poltracking Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Ungguli Dedi Mizwar

Survey Poltracking Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Ungguli Dedi Mizwar

Reporter : Fadilah | Selasa, 5 Desember 2017 - 16:19 WIB

IMG-28525

Lembaga survey Poltracking Indonesia merilis hasil survei untuk Pilkada Jawa Barat (Jabar), 2018. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Lembaga survey Poltracking Indonesia merilis hasil survei untuk Pilkada Jawa Barat (Jabar), 2018.

Hasilnya Poltracking mencatat ada lima figur yang berpotensi menjadi kandidat kuat dalam Pilgub 2017 mendatang.

Mereka adalah Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Dedi Mulyadi, Dede Yusuf, dan Susi Pudjiastuti. Ridwan Kamil menjadi figur terkuat dengan persentase 43,7%, diikuti oleh Deddy Mizwar 22,7%, Dedi Mulyadi 10,1%, Dede Yusuf (9,7%), dan Susi Pudjiastuti 1,5%.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha menyebutkan, survei dilaksanakan pada 10-15 November 2017 dengan metode stratified multistage random sampling. Jumlah responden 1200 orang dengan margin of error kurang lebih 2,8% pada tingkat kepercayaan 95%.

“Metode pengumpulan data survei ini adalah responden terpilih diwawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang telah dilatih. Setiap pewawancara bertugas mewawancara 10 respinden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih,” tutur Hanta dalam konferensi pers bertajuk ‘Peta Elektabilitas Kandidat Gubernur & Preferensi Pemilih Pilkada Jawa Barat 2018′ di Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, (5/12/2017).

Hanta mengatakan, dalam survei, Ridwan Kamil menunjukkan elektabilitas yang terpaut cukup jauh dibandingkan kandidat-kandidat lainnya. Akan tetapi, tingginya elektabilitas Ridwan Kamil bukan berarti garansi otomatis dia akan terpilih langsung sebagai Gubernur Jabar 2018.

“Dengan jadwal Pilkada Jabar yang beberapa bulan lagi, tingkat kemantapan pilihan masih rendah, dinamika isu yang akan terus bergulir dan undecided voters masih relatif tinggi. Peta politiknya masih sangat dinamis,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...