Friday, 20 July 2018 | 09.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Jadi Panglima, Pimpinan DPR Yakni Hadi Tjahjanto Dekat dengan Ulama

Jadi Panglima, Pimpinan DPR Yakni Hadi Tjahjanto Dekat dengan Ulama

Reporter : Bayu Putra | Wednesday, 6 December 2017 - 09:52 WIB

IMG-28548

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengaku yakin calon panglima Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto akan dekat dengan ulama, seperti Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Menurutnya, KSAU Marsekal Hadi adalah orang yang banyak pengalaman dalam karir profesionalnya.

“Ya Insya Allah yakin (KSAU merangkul ulama). Pasti kan jenjang-jenjang perwiraan sudah leadership, sudah kelihatan,” kata Taufik di Gedung Nusantara III DPR RI Senayan, Jakarta, (6/12).

Politisi PAN ini pun mengapresiasi adanya unsur peralihan Panglima TNI dari matra Angkatan Darat ke Angkatan Udara, yang dilakukan Presiden Joko Widodo.

Tentunya, ujar Taufik, Jokowi sudah memikirkan matang-matang keputusannya tersebut, sehingga semua pihak harus menghormatinya.

“Yang pasti kita mengapresiasi adanya unsur peralihan dari Matra Darat yang sudah dua kali menjadi panglima, sekarang ke Matra Udara. Tentunya hal yang mengerti profesionalisme, tanggung jawab, loyalitas, kepiawaian bertugas kan Presiden,” jelasnya.

Taufik mengungkapkan, penunjukan KSAU Marsekal oleh Jokowi sudah tepat. Mengingat, Jokowi dengan Hadi mempunyai hubungan emosional yang dekat, saat masih menjabat Walikota Solo.

“Presiden kan yang lebih mengenal Pak Hadi Tjahjanto sebagai mantan dan juga Kepala Pangkalan Udara Adi Sumarmo di Solo. Artinya pada saat beliau menjabat Walikota, Pak Presiden paham betul bagaimana dengan tanggung jawab dari sekup yang kecil, sampai sekup yang besar sampai ke Irjen Kemenhan kan gitu,” paparnya.

“Kalau sudah ada kedekatan profesional, tetapi konteksnya profesional ya kita harus dukung itu,” tambahnya.

Oleh karenanya, Taufik berharap KSAU Marsekal Hadi bisa melakukan alutsista, khususnya pada pesawat tempur bila resmi dilantik menjadi Panglima TNI.

Pasalnya, terang dia, selama ini alutsista khususnya pesawat tempur kurang memadai. Padahal, keamanan wilayah Indonesia sangat perlu dipantau melalui udara, mengingat luasnya Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke.

“Jangan sudah uzur, yang sudah lanjut usia. Karena kasian untuk mencetak prajurit-prajurit TNI, Perwira TNI Angkatan Udara itu sangat mahal sekali. Sehingga kita pasti DPR akan mendukung modernisasi kelengkapan dan kecanggihan pesawat tempur itu harus kita dukung sepenuhnya,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...