Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pengacara Sebut Pelimpahan Berkas Setnov Melanggar Hukum

Pengacara Sebut Pelimpahan Berkas Setnov Melanggar Hukum

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 6 Desember 2017 - 11:40 WIB

IMG-28550

Setya Novanto meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR di Jakarta, Kamis (30/11) ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Jakarta, kini.co.id – Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi menilai bahwa pelimpahan tahap dua yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas berkas perkara kliennya telah melanggar hukum. Hal tersebut lantaran masih adanya saksi a de charge atau saksi meringankan yang belum diperiksa.

“Kami mau bicara pada penyidik, kenapa bisa dinyatakan lengkap padahal ada saksi-saksi yang belum dinyatakan diperiksa,” tutur Fredrich di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu, (6/12/2017).

(Baca Juga: Berkas penyidikan sudah P21, Setya Novanto segera diadili )

Menurut Fredrich Novanto sebagai tersangka memiliki hak untuk menghadirkan saksi a de charge sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 65 KUHAP.

“Dan penyidik harus sadar, kan mereka terikat dalam Undang-undnag Nomor 20 Tahun 2002 tentang KPK, dimana pasal 28 kan segala sesuatu di KUHAP itu berlaku bagi mereka. Tapi kan mereka penyidik itulah yang kami mintai pertanggungjawabannya dimana,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:24 WIB

BPP Prabowo Sandi: Dhani Tak Sebut Objek Spesifik Ungkapan ‘Idiot’

tatus tersangka yang disandang Ahmad Dhani dinilai tak memenuhi syarat. Hal itu karena dalam video itu Dhani dinilai tak menyebutkan ...
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:17 WIB

Tersangka, Ahmad Dhani Bakal Dicekal ke Luar Negeri

Musisi dan Politisi Ahmad Dhani Prasetyo resmi menjadi tersangka pencemaran nama baik yang menyebut massa peserta aksi yang kontra dengan ...
Politik - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:45 WIB

Jokowi Akan Pimpin Apel Akbar Santri Nusantara, Kampanye?

Presiden RI, Joko Widodo dikabarkan akan memimpin Apel Akbar Santri Nusantara 2018 di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu (20/10). Dalam acara ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...