Jumat, 16 November 2018 | 11.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Inilah Pandangan Ahmad Muzani Tentang Marsekal Hadi Tjahjanto

Inilah Pandangan Ahmad Muzani Tentang Marsekal Hadi Tjahjanto

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 6 Desember 2017 - 14:17 WIB

IMG-28556

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (tengah) disaksikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) sebelum pelantikan KSAU di Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/1). ANTARA FOTO/Rosa Panggabean.

Jakarta, kini.co.id – Figur Marsekal Hadi Tjahjanto yang menjadi calon Panglima TNI, mendapat tanggapan dari Ahmad Muzani selaku Anggota Komisi I DPR RI.

Menurutnya, Hadi tidak memiliki prestasi yang luar biasa serta minim pengalaman. Ia juga mengatakan, bahwa Fraksi Gerindra akan mendalami lagi sosok Hadi dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR.

“Sebagai KSAU, beliau (Hadi) belum terlalu lama jabatannya di situ. Menurut saya, tidak ada prestasi yang luar biasa dan ide-ide yang luar biasa,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta (6/12).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo resmi mengajukan Kepala Staf TNI Angkatan Udara itu sebagai calon pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo ke DPR, kemarin. Istana menunjuk Hadi sebagai calon orang nomor satu di lingkungan militer lantaran jenderal bintang empat itu dinilai mampu mengemban tugas menggantikan Gatot.

Muzani menuturkan, Panglima TNI merupakan jabatan yang sangat strategis. Sosok yang mengisi posisi itu harus mampu mengendalikan seluruh pasukan bersenjata untuk kepentingan negara.

Ia melanjutkan, Fraksi Gerindra sejauh ini belum dapat menentukan sikap tegas atas pilihan Presiden Joko Widodo tersebut. Namun, dia menghormati pemilihan Hadi sebagai calon Panglima TNI karena hal itu merupakan hak prerogatif Presiden.

“Presiden adalah panglima tertinggi yang bisa menunjuk siapa saja menjadi Panglima dan Kepala Staf,” lanjutnya.

Di sisi lain, Muzani enggan berkomentar soal motif politik di balik langkah Jokowi menunjuk Hadi. Ia berkata, Gerindra hanya berusaha mendapat kepastian dari Hadi dalam menjaga netralitas TNI ke depan.

Ia juga tidak memungkiri tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun politik. Tahun itu amat krusial bagi Hadi jika nantinya terpilih menggantikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang pensiun pada April 2018.

“Buat kami, siapapun yang ditunjuk tidak ada masalah. Itu hak Presiden. Apakah itu orang yang sangat dekat atau orang yang sangat jauh. Karena pada akhirnya loyalitas kepada negara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gerindra menegaskan tidak berencana menawarkan nama pengganti Hadi jika ditolak.

“Tidak ada,” tutupnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 02:10 WIB

Bermasalah Lagi, Penumpang Lion Air Jakarta-Yogyakarta Berhamburan Keluar

Peristiwa mendebarkan kembali menimpa penumpang maskapai penerbangan Lion Air. Pasalnya setelah pesawat Lion Air JT-610 jatuh di Tanjung Karawang, lalu ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 02:05 WIB

Ini Total DPTHP 2 untuk Pemilu 2019

Meski masih menunggu 6 Provinsi yang belum selesai melakukan pemutakhiran data, KPU RI sudah mendapatkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 01:51 WIB

Penyebab KPU RI Belum Tetapkan DPT Pemilu 2019

Dari 34 KPU daerah yang tersebar di 34 provinsi, terdapat 6 provinsi yang tuntas melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...