Rabu, 13 Desember 2017 | 12.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Inilah Pandangan Ahmad Muzani Tentang Marsekal Hadi Tjahjanto

Inilah Pandangan Ahmad Muzani Tentang Marsekal Hadi Tjahjanto

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 6 Desember 2017 - 14:17 WIB

IMG-28556

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (tengah) disaksikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) sebelum pelantikan KSAU di Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/1). ANTARA FOTO/Rosa Panggabean.

Jakarta, kini.co.id – Figur Marsekal Hadi Tjahjanto yang menjadi calon Panglima TNI, mendapat tanggapan dari Ahmad Muzani selaku Anggota Komisi I DPR RI.

Menurutnya, Hadi tidak memiliki prestasi yang luar biasa serta minim pengalaman. Ia juga mengatakan, bahwa Fraksi Gerindra akan mendalami lagi sosok Hadi dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR.

“Sebagai KSAU, beliau (Hadi) belum terlalu lama jabatannya di situ. Menurut saya, tidak ada prestasi yang luar biasa dan ide-ide yang luar biasa,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta (6/12).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo resmi mengajukan Kepala Staf TNI Angkatan Udara itu sebagai calon pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo ke DPR, kemarin. Istana menunjuk Hadi sebagai calon orang nomor satu di lingkungan militer lantaran jenderal bintang empat itu dinilai mampu mengemban tugas menggantikan Gatot.

Muzani menuturkan, Panglima TNI merupakan jabatan yang sangat strategis. Sosok yang mengisi posisi itu harus mampu mengendalikan seluruh pasukan bersenjata untuk kepentingan negara.

Ia melanjutkan, Fraksi Gerindra sejauh ini belum dapat menentukan sikap tegas atas pilihan Presiden Joko Widodo tersebut. Namun, dia menghormati pemilihan Hadi sebagai calon Panglima TNI karena hal itu merupakan hak prerogatif Presiden.

“Presiden adalah panglima tertinggi yang bisa menunjuk siapa saja menjadi Panglima dan Kepala Staf,” lanjutnya.

Di sisi lain, Muzani enggan berkomentar soal motif politik di balik langkah Jokowi menunjuk Hadi. Ia berkata, Gerindra hanya berusaha mendapat kepastian dari Hadi dalam menjaga netralitas TNI ke depan.

Ia juga tidak memungkiri tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun politik. Tahun itu amat krusial bagi Hadi jika nantinya terpilih menggantikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang pensiun pada April 2018.

“Buat kami, siapapun yang ditunjuk tidak ada masalah. Itu hak Presiden. Apakah itu orang yang sangat dekat atau orang yang sangat jauh. Karena pada akhirnya loyalitas kepada negara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gerindra menegaskan tidak berencana menawarkan nama pengganti Hadi jika ditolak.

“Tidak ada,” tutupnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis  dikawasan
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:54 WIB

Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis dikawasan

Pemerintah kembali merayakan Hari Nusantara 2017. Kali ini perayaan tersebut digelar di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/12).Momentum ...
Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:39 WIB

Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat

Sidang dakwaan Setya Novanto yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat diawali polemik soal kesehatan.Hal tersebut bermula ketika ...
Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak
Politik - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:24 WIB

Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak

Kericuhan di Bali akibat salah informasi terkait kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) dinilai Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai hal ...
Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:16 WIB

Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam

Sidang perdana kasus dugaan korupsi dalam pengadaan e-KTP TA 2011-2012 dengan terdakwa Setya Novanto dimulai. Hal tersebut ditandai dengan diketoknya ...
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...