Kamis, 24 Januari 2019 | 06.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Periksa 99 Saksi Selama Penyelidikan Setya Novanto

KPK Periksa 99 Saksi Selama Penyelidikan Setya Novanto

Reporter : Restu Fadilah | Kamis, 7 Desember 2017 - 01:19 WIB

IMG-28580

Tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto kembali menjalani pemeriksaan lanjutan, Kamis (23/11) kemarin. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id РKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah memeriksa sekitar 99 saksi selama proses penyidikan Setya Novanto dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Berkas perkara Setnov telah lengkap dan langsung dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (6/12) sore.

Juru Bucara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan 99 saksi yang telah diperiksa untuk merampungkan berkas perkara Setya Novanto.

“Total 99 orang saksi telah diperiksa untuk tersangka SN (Setya Novanto) dalam perkara tindak pidana korupsi Pengadaan Paket Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional (KTP Elektronik) sejak KPK menetapkan SN kembali sebagai tersangka pada 31 Oktober 2017 lalu,” tutur Febri di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu, (6/12).

Kata Febri, Unsur saksi antara lain meliputi PNS dan pensiunan PNS pada Kemendagri, Sekretaris Ditjen Dukcapil, Mantan Mendagri, Dirjen Dukcapil, PNS BPPT, PNS LKPP, Anggota DPR RI dan mantan Anggota DPR RI, Karyawan dan Pejabat dari perusahaan peserta pengadaan dan anggota konsorsium (PT Quadra Solution, PT LEN, PT Sandipala, Perum PNRI, dll), Mantan Sekjen DPR RI, Auditor dan PNS BPKP serta Swasta lainnya.

Tim penuntut umum KPK telah menyusun dakwaan. Berkas serta dakwaan pun telah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang ada di PN Jakpus.

Saat ini, KPK tinggal menunggu jadwal sidang serta nama-nama sejumlah majelis hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut.

Setidaknya ada waktu tiga sampai tujuh hari untuk pihak pengadilan menentukan majelis hakim dan jadwal persidangan. 

“Jadi domain ada di PN Jakarta Pusat, kita tinggal tunggu penetapan majelis dan juga jadwal sidang,” tuturnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...