Friday, 20 July 2018 | 09.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Menteri Susi yakin Indonesia kuasai pasar ikan hias dunia

Menteri Susi yakin Indonesia kuasai pasar ikan hias dunia

Reporter : Sindi Violinda | Thursday, 7 December 2017 - 01:34 WIB

IMG-28581

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen memberikan bantuan agar Indonesia bisa merajai bisnis ikan hias.

Pasalnya industri ikan hias diyakini bisa lebih unggul dari Singapura.

Indonesia sebagai negara tropis dengan wilayah perairan yang luas memiliki potensi besar terhadap keanekaragaman ikan hias endemik di tiap daerahnya.

Ironisnya, negara yang didaulat sebagai eksportir utama ikan hias dunia justru Singapura yang notabene jauh lebih kecil. 

Pada 2016, negeri jiran itu mampu meraih pangsa pasar ekspor ikan hias dunia sebesar 12,44 persen. Pada tahun yang sama, Indonesia menjadi eksportir ikan hias nomor 5 di dunia dengan pangsa 7,13 persen. 

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono, untuk mengekspor ikan, Indonesia acap kali harus melewati Singapura terlebih dahulu. 

Tak heran, pamor Singapura lebih bersinar dalam industri ikan hias. Kabar baiknya berdasarkan data tren nilai ekspor ikan hias dunia dalam 10 tahun terakhir (2007-2016), Indonesia mengalami tren positif sebesar 15,17% per tahun, sementara Singapura negatif 4,47% per tahun. 

Melihat data ini, Menteri Kelautan dan Perikan an Susi Pudjiastuti berpendapat Indonesia bisa lebih unggul dari Singapura dan KKP siap membantu. 

“Masa negara yang lebih besar 100 kali dari Singapura, pemasarannya harus bergantung dengan negara yang 100 kali lebih kecil dari kita. Untuk itu, kita bisa bekerja sama, KKP siap membantu apa saja yang diperlukan,” ujar Susi melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/12).

Susi meminta semua pemangku kepentingan saling bekerja sama memajukan industri ikan hias, khususnya di bidang penanganan khusus mulai dari penangkaran, pembudidayaan, perizinan, hingga transportasi, agar ikan hias bisa diantar dalam keadaan hidup. 

“Para pengusaha bisa kita undang dalam business forum, kita bantu display, bantu marketing hasil produksi, apa saja yang diperlukan untuk menjadikan Indonesia nomor satu di bisnis ini,” tukasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...