Rabu, 13 Desember 2017 | 12.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Menteri Susi yakin Indonesia kuasai pasar ikan hias dunia

Menteri Susi yakin Indonesia kuasai pasar ikan hias dunia

Reporter : Sindi Violinda | Kamis, 7 Desember 2017 - 01:34 WIB

IMG-28581

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen memberikan bantuan agar Indonesia bisa merajai bisnis ikan hias.

Pasalnya industri ikan hias diyakini bisa lebih unggul dari Singapura.

Indonesia sebagai negara tropis dengan wilayah perairan yang luas memiliki potensi besar terhadap keanekaragaman ikan hias endemik di tiap daerahnya.

Ironisnya, negara yang didaulat sebagai eksportir utama ikan hias dunia justru Singapura yang notabene jauh lebih kecil. 

Pada 2016, negeri jiran itu mampu meraih pangsa pasar ekspor ikan hias dunia sebesar 12,44 persen. Pada tahun yang sama, Indonesia menjadi eksportir ikan hias nomor 5 di dunia dengan pangsa 7,13 persen. 

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono, untuk mengekspor ikan, Indonesia acap kali harus melewati Singapura terlebih dahulu. 

Tak heran, pamor Singapura lebih bersinar dalam industri ikan hias. Kabar baiknya berdasarkan data tren nilai ekspor ikan hias dunia dalam 10 tahun terakhir (2007-2016), Indonesia mengalami tren positif sebesar 15,17% per tahun, sementara Singapura negatif 4,47% per tahun. 

Melihat data ini, Menteri Kelautan dan Perikan an Susi Pudjiastuti berpendapat Indonesia bisa lebih unggul dari Singapura dan KKP siap membantu. 

“Masa negara yang lebih besar 100 kali dari Singapura, pemasarannya harus bergantung dengan negara yang 100 kali lebih kecil dari kita. Untuk itu, kita bisa bekerja sama, KKP siap membantu apa saja yang diperlukan,” ujar Susi melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/12).

Susi meminta semua pemangku kepentingan saling bekerja sama memajukan industri ikan hias, khususnya di bidang penanganan khusus mulai dari penangkaran, pembudidayaan, perizinan, hingga transportasi, agar ikan hias bisa diantar dalam keadaan hidup. 

“Para pengusaha bisa kita undang dalam business forum, kita bantu display, bantu marketing hasil produksi, apa saja yang diperlukan untuk menjadikan Indonesia nomor satu di bisnis ini,” tukasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis  dikawasan
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:54 WIB

Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis dikawasan

Pemerintah kembali merayakan Hari Nusantara 2017. Kali ini perayaan tersebut digelar di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/12).Momentum ...
Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:39 WIB

Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat

Sidang dakwaan Setya Novanto yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat diawali polemik soal kesehatan.Hal tersebut bermula ketika ...
Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak
Politik - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:24 WIB

Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak

Kericuhan di Bali akibat salah informasi terkait kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) dinilai Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai hal ...
Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:16 WIB

Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam

Sidang perdana kasus dugaan korupsi dalam pengadaan e-KTP TA 2011-2012 dengan terdakwa Setya Novanto dimulai. Hal tersebut ditandai dengan diketoknya ...
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...