Kamis, 22 Februari 2018 | 06.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Menteri Susi yakin Indonesia kuasai pasar ikan hias dunia

Menteri Susi yakin Indonesia kuasai pasar ikan hias dunia

Reporter : Sindi Violinda | Kamis, 7 Desember 2017 - 01:34 WIB

IMG-28581

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen memberikan bantuan agar Indonesia bisa merajai bisnis ikan hias.

Pasalnya industri ikan hias diyakini bisa lebih unggul dari Singapura.

Indonesia sebagai negara tropis dengan wilayah perairan yang luas memiliki potensi besar terhadap keanekaragaman ikan hias endemik di tiap daerahnya.

Ironisnya, negara yang didaulat sebagai eksportir utama ikan hias dunia justru Singapura yang notabene jauh lebih kecil. 

Pada 2016, negeri jiran itu mampu meraih pangsa pasar ekspor ikan hias dunia sebesar 12,44 persen. Pada tahun yang sama, Indonesia menjadi eksportir ikan hias nomor 5 di dunia dengan pangsa 7,13 persen. 

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono, untuk mengekspor ikan, Indonesia acap kali harus melewati Singapura terlebih dahulu. 

Tak heran, pamor Singapura lebih bersinar dalam industri ikan hias. Kabar baiknya berdasarkan data tren nilai ekspor ikan hias dunia dalam 10 tahun terakhir (2007-2016), Indonesia mengalami tren positif sebesar 15,17% per tahun, sementara Singapura negatif 4,47% per tahun. 

Melihat data ini, Menteri Kelautan dan Perikan an Susi Pudjiastuti berpendapat Indonesia bisa lebih unggul dari Singapura dan KKP siap membantu. 

“Masa negara yang lebih besar 100 kali dari Singapura, pemasarannya harus bergantung dengan negara yang 100 kali lebih kecil dari kita. Untuk itu, kita bisa bekerja sama, KKP siap membantu apa saja yang diperlukan,” ujar Susi melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/12).

Susi meminta semua pemangku kepentingan saling bekerja sama memajukan industri ikan hias, khususnya di bidang penanganan khusus mulai dari penangkaran, pembudidayaan, perizinan, hingga transportasi, agar ikan hias bisa diantar dalam keadaan hidup. 

“Para pengusaha bisa kita undang dalam business forum, kita bantu display, bantu marketing hasil produksi, apa saja yang diperlukan untuk menjadikan Indonesia nomor satu di bisnis ini,” tukasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...