Kamis, 22 Februari 2018 | 06.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Pastikan Hadir di Sidang Praperadilan Novanto Hari Ini

KPK Pastikan Hadir di Sidang Praperadilan Novanto Hari Ini

Reporter : Fadilah | Kamis, 7 Desember 2017 - 07:36 WIB

IMG-28583

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah. KiniNews/Fadilah.

Jakarta, kini.co.id – Sidang Praperadilan yang diajukan oleh Setya Novanto atas penetapannya sebagai tersangka oleh KPK digelar, Kamis, (7/12/2017). Agendanya adalah pembacaan isi permohonan.

Jubir KPK, Febri Diansyah memastikan pihaknya akan hadir dalam sidang ini. Sidang praperadilan tersangka korupsi proyek pengadaan e-KTP itu sempat ditunda oleh hakim tunggal Kusno lantaran Tim Biro Hukum KPK tak hadir saat sidang dibuka pekan lalu.

“Hari ini kami akan hadir (ke sidang Praperadilan Setya Novanto), karena jadwal persidangannya ditunda selama satu minggu,” tutur Febri saat dikonfirmasi di Jakarta.

Febri menyatakan, pihaknya menghormati keputusan hakim yang telah menunda sidang selama sepekan. KPK, kata dia, telah siap menghadapi Novanto dalam praperadilan kedua kalinya ini.

“Tentu kita hormati apa yang diputuskan oleh hakim ya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” tuturnya.

KPK sebelumnya tidak hadir dalam sidang perdana yang digelar Kamis (30/11/2017) lalu.

Hakim tunggal yang memimpin sidang praperadilan yaitu Kusno menyatakan alasan ketidakhadiran karena KPK masih mempersiapkan bukti surat, administrasi lain, dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Alasan tersebut terdapat pada surat yang dikirimkan KPK ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

KPK dalam suratnya meminta penundaan selama tiga minggu. Namun, hakim memutuskan menunda hanya satu minggu hingga (7/12/2017).

Adapun kini, menjelang sidang praperadilan dibuka kembali, KPK lebih dulu melimpahkan berkas perkara Setnov ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

KPK kini tengah menunggu penetapan majelis hakim dan jadwal persidangan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...