Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>MPR: Anggaran Beasiswa Jangan Mengendap di Bank

MPR: Anggaran Beasiswa Jangan Mengendap di Bank

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 7 Desember 2017 - 10:51 WIB

IMG-28585

Ketua MPR Zulkifli Hasan. Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mendesak agar anggaran yang diperuntukan bagi bea siswa, khususnya ke luar negeri tidak lagi diendapkan di rekening bank.

“Kita ada dana APBN yang dimasukkan ke dalam BLU setiap tahunnya. Bunganya untuk bea siswa. Menurut saya jangan dijadikan dana abadi. Seluruhnya jadikan bea siswa sehingga kita bisa mengirim mahasiswa kemana-mana,” kata Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta , (7/12).

Ditegaskan Zulkifli, dari pada bangsa ini menyimpan dana bea siswa di bank, akan jauh lebih bermanfaat jika bangsa ini berinvestasi dalam bidang sumber daya manusia (SDM).

“Dibanding kita menyimpang uang, akan lebih bagus kita investasi SDM, sehingga kita bisa mengirim pelajar dalam jumlah yang besar-besaran,” tegas Zulkifli.

Hal tersebut, sambung Zulkifli, telah dilakukan terlebih dahulu oleh negara asing seperti Malaysia dan China.

“Itulah yang dilakukan oleh Malaysia dan Tiongkok. Jadi dana abadi itu dijadikan bea siswa keseluruhannya saja. Investasinya kita kirim dosen atau pun pelajar kita ke luar negeri untuk belajar,” sambung Zulkifli.

Dalam kesempatan itu Zulkifli juga mengatakan bahwa pendidikan sangat besar perannya untuk membesarkan sebuah negara. Tanpa ilmu pengetahuan, berbagai bentuk kekayaan sumber daya alam, diyakini tidak akan memberi manfaat yang maksimal. “Tak akan bermanfaat besarnya jumlah kekayaan alam jika kita tidak berilmu,” kata Zulkifli Hasan.

Beruntungnya, bangsa ini sudah memiliki pondasi yang sangat kokoh dibidang pendidikan. Hanya saja pelaksanaannya yang belum maksimal.

“Secara pondasi tentang pendidikan, kita ini sangat kokoh. Dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan mencerdaskan kehidupan bangsa. Undang-undang kita menjamin anggaran pendidikan kita 20 persen. Sedangkan negara lain seperti Latin Amerika, anggaran pendidikan mereka rata-rata 3 persen. Peru 3 persen, Brazil 5 persen. Kita sudah jauh lebih maju dibanding negara lain. Pondasinya sudah kokoh tinggal implementasinya,” ujar Zulkifli Hasan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:24 WIB

BPP Prabowo Sandi: Dhani Tak Sebut Objek Spesifik Ungkapan ‘Idiot’

tatus tersangka yang disandang Ahmad Dhani dinilai tak memenuhi syarat. Hal itu karena dalam video itu Dhani dinilai tak menyebutkan ...
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:17 WIB

Tersangka, Ahmad Dhani Bakal Dicekal ke Luar Negeri

Musisi dan Politisi Ahmad Dhani Prasetyo resmi menjadi tersangka pencemaran nama baik yang menyebut massa peserta aksi yang kontra dengan ...
Politik - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:45 WIB

Jokowi Akan Pimpin Apel Akbar Santri Nusantara, Kampanye?

Presiden RI, Joko Widodo dikabarkan akan memimpin Apel Akbar Santri Nusantara 2018 di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu (20/10). Dalam acara ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...