Kamis, 24 Januari 2019 | 18.57 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>MPR: Anggaran Beasiswa Jangan Mengendap di Bank

MPR: Anggaran Beasiswa Jangan Mengendap di Bank

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 7 Desember 2017 - 10:51 WIB

IMG-28585

Ketua MPR Zulkifli Hasan. Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mendesak agar anggaran yang diperuntukan bagi bea siswa, khususnya ke luar negeri tidak lagi diendapkan di rekening bank.

“Kita ada dana APBN yang dimasukkan ke dalam BLU setiap tahunnya. Bunganya untuk bea siswa. Menurut saya jangan dijadikan dana abadi. Seluruhnya jadikan bea siswa sehingga kita bisa mengirim mahasiswa kemana-mana,” kata Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta , (7/12).

Ditegaskan Zulkifli, dari pada bangsa ini menyimpan dana bea siswa di bank, akan jauh lebih bermanfaat jika bangsa ini berinvestasi dalam bidang sumber daya manusia (SDM).

“Dibanding kita menyimpang uang, akan lebih bagus kita investasi SDM, sehingga kita bisa mengirim pelajar dalam jumlah yang besar-besaran,” tegas Zulkifli.

Hal tersebut, sambung Zulkifli, telah dilakukan terlebih dahulu oleh negara asing seperti Malaysia dan China.

“Itulah yang dilakukan oleh Malaysia dan Tiongkok. Jadi dana abadi itu dijadikan bea siswa keseluruhannya saja. Investasinya kita kirim dosen atau pun pelajar kita ke luar negeri untuk belajar,” sambung Zulkifli.

Dalam kesempatan itu Zulkifli juga mengatakan bahwa pendidikan sangat besar perannya untuk membesarkan sebuah negara. Tanpa ilmu pengetahuan, berbagai bentuk kekayaan sumber daya alam, diyakini tidak akan memberi manfaat yang maksimal. “Tak akan bermanfaat besarnya jumlah kekayaan alam jika kita tidak berilmu,” kata Zulkifli Hasan.

Beruntungnya, bangsa ini sudah memiliki pondasi yang sangat kokoh dibidang pendidikan. Hanya saja pelaksanaannya yang belum maksimal.

“Secara pondasi tentang pendidikan, kita ini sangat kokoh. Dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan mencerdaskan kehidupan bangsa. Undang-undang kita menjamin anggaran pendidikan kita 20 persen. Sedangkan negara lain seperti Latin Amerika, anggaran pendidikan mereka rata-rata 3 persen. Peru 3 persen, Brazil 5 persen. Kita sudah jauh lebih maju dibanding negara lain. Pondasinya sudah kokoh tinggal implementasinya,” ujar Zulkifli Hasan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...