Kamis, 24 Januari 2019 | 06.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Meski Berkas Sudah Dilimpahkan, Prapid Novanto Tetap Lanjut

Meski Berkas Sudah Dilimpahkan, Prapid Novanto Tetap Lanjut

Reporter : Restu Fadilah | Kamis, 7 Desember 2017 - 11:19 WIB

IMG-28586

Suasana sidang praperadilan Setnov. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Sidang permohonan praperadilan yang diajukan oleh Setya Novanto atas penetapannya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid II tetap digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, (7/12/2016).

Meskipun diketahui KPK telah resmi melimpahkan berkas perkara tersangka dugaan kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto ke Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017) sore, yang mana persidangan perkara pokok ketua umum nonaktif Partai Golkar itu diperkirakan digelar pekan depan.

Saat membuka sidang, hakim Kusno yang menyidangkan perkara tersebut tidak menyinggung soal pelimpahan berkas Novanto yang sudah dinyatakan lengkap.

“Karena semua pihak sudah hadir, kami persilakan pemohon membacakan permohonannya,” tuturnya.

Kemudian, tim kuasa hukum Setya Novanto pun secara bergantian membacakan petitum permohonan.

Setelah pihak Novanto selesai membacakan petitum, barulah Hakim Kusno menyinggung soal P21 berkas Novanto.

Kata Kusno dalam Pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP disebutkan ‘dalam hal suatu perkara sudah mulai diperiksa ‎oleh pengadilan negeri sedangkan pemeriksaan mengenai permintaan kepada praperadilan belum selesai maka permintaan tersebut gugur.

Masih kata Kusno hal tersebut diperkuat oleh Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 102/PUU-XIII/2015 yang menyatakan bahwa permintaan praperadilan dinyatakan gugur ketika sidang perdana pokok perkara terdakwa digelar di pengadilan.

“Jelas itu ya, gugatan praperadilan gugur setelah perkara pokoknya mulai diperiksa. Setuju ya?” kata Kusno.

Pihak Novanto maupun pihak KPK mengamini hal tersebut. Sehingga sidang tetap akan berlanjut, agendanya besok adalah pembacaan jawaban dari KPK.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...