Kamis, 26 April 2018 | 14.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Meski Berkas Sudah Dilimpahkan, Prapid Novanto Tetap Lanjut

Meski Berkas Sudah Dilimpahkan, Prapid Novanto Tetap Lanjut

Reporter : Fadilah | Kamis, 7 Desember 2017 - 11:19 WIB

IMG-28586

Suasana sidang praperadilan Setnov. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Sidang permohonan praperadilan yang diajukan oleh Setya Novanto atas penetapannya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid II tetap digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, (7/12/2016).

Meskipun diketahui KPK telah resmi melimpahkan berkas perkara tersangka dugaan kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto ke Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017) sore, yang mana persidangan perkara pokok ketua umum nonaktif Partai Golkar itu diperkirakan digelar pekan depan.

Saat membuka sidang, hakim Kusno yang menyidangkan perkara tersebut tidak menyinggung soal pelimpahan berkas Novanto yang sudah dinyatakan lengkap.

“Karena semua pihak sudah hadir, kami persilakan pemohon membacakan permohonannya,” tuturnya.

Kemudian, tim kuasa hukum Setya Novanto pun secara bergantian membacakan petitum permohonan.

Setelah pihak Novanto selesai membacakan petitum, barulah Hakim Kusno menyinggung soal P21 berkas Novanto.

Kata Kusno dalam Pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP disebutkan ‘dalam hal suatu perkara sudah mulai diperiksa ‎oleh pengadilan negeri sedangkan pemeriksaan mengenai permintaan kepada praperadilan belum selesai maka permintaan tersebut gugur.

Masih kata Kusno hal tersebut diperkuat oleh Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 102/PUU-XIII/2015 yang menyatakan bahwa permintaan praperadilan dinyatakan gugur ketika sidang perdana pokok perkara terdakwa digelar di pengadilan.

“Jelas itu ya, gugatan praperadilan gugur setelah perkara pokoknya mulai diperiksa. Setuju ya?” kata Kusno.

Pihak Novanto maupun pihak KPK mengamini hal tersebut. Sehingga sidang tetap akan berlanjut, agendanya besok adalah pembacaan jawaban dari KPK.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...