Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Diminta Tak Ajukan Bukti Hingga 2 Meter, Ini Kata KPK

Diminta Tak Ajukan Bukti Hingga 2 Meter, Ini Kata KPK

Reporter : Restu Fadilah | Kamis, 7 Desember 2017 - 13:56 WIB

IMG-28593

Suasana sidang praperadilan Setnov. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamini permintaan Hakim Tunggal Kusno agar tidak mengajukan bukti surat setinggi dua meter dalam sidang praperadilan Setya Novanto jilid dua ini.

Kabiro Hukum KPK, Setiadi mengatakan bukti surat yang akan diajukan dalam sidang praperadilan Setya Novanto jilid dua ini tidak akan sebanyak bukti yang diajukan pada jilid pertama.

“Bukti yang diajukan kali ini tidak sebanyak yang pertamalah,” tuturnya di PN Jaksel, Kamis, (7/12/2017).

(Baca: Hakim Praperadilan Novanto Minta KPK Tak Ajukan Bukti Hingga 2 Meter)

Menurut Setiadi bukti yang akan diajukan adalah bukti yang berkompeten dan signifikan dalam masalah ini. Namun ia tak mau menyebutkannya secara rinci, dengan alasan lupa.

“Saya lupa karena tadi tengah malam pun, kami masih memilah dan memilih mana yang sangat berkompeten dan signifikan dalam masalah ini,” katanya.

(Baca Juga:Meski Berkas Sudah Dilimpahkan, Prapid Novanto Tetap Lanjut)

Satu hal yang pasti, sambung Setiadi, bukti surat yang akan diajukan ini berbeda dengan bukti surat yang pernah diajukan pada sidang praperadilan jilid pertama.

“Kami tidak akan menggunakan bukti dokumen-dokumen atau surat yang pernah dihadirkan di praperadilan yang pertama. Karena nanti kami bisa fatal dong, kalau itu diajukan lagi,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:24 WIB

BPP Prabowo Sandi: Dhani Tak Sebut Objek Spesifik Ungkapan ‘Idiot’

tatus tersangka yang disandang Ahmad Dhani dinilai tak memenuhi syarat. Hal itu karena dalam video itu Dhani dinilai tak menyebutkan ...
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:17 WIB

Tersangka, Ahmad Dhani Bakal Dicekal ke Luar Negeri

Musisi dan Politisi Ahmad Dhani Prasetyo resmi menjadi tersangka pencemaran nama baik yang menyebut massa peserta aksi yang kontra dengan ...
Politik - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:45 WIB

Jokowi Akan Pimpin Apel Akbar Santri Nusantara, Kampanye?

Presiden RI, Joko Widodo dikabarkan akan memimpin Apel Akbar Santri Nusantara 2018 di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu (20/10). Dalam acara ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...