Selasa, 24 April 2018 | 17.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Diminta Tak Ajukan Bukti Hingga 2 Meter, Ini Kata KPK

Diminta Tak Ajukan Bukti Hingga 2 Meter, Ini Kata KPK

Reporter : Fadilah | Kamis, 7 Desember 2017 - 13:56 WIB

IMG-28593

Suasana sidang praperadilan Setnov. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamini permintaan Hakim Tunggal Kusno agar tidak mengajukan bukti surat setinggi dua meter dalam sidang praperadilan Setya Novanto jilid dua ini.

Kabiro Hukum KPK, Setiadi mengatakan bukti surat yang akan diajukan dalam sidang praperadilan Setya Novanto jilid dua ini tidak akan sebanyak bukti yang diajukan pada jilid pertama.

“Bukti yang diajukan kali ini tidak sebanyak yang pertamalah,” tuturnya di PN Jaksel, Kamis, (7/12/2017).

(Baca: Hakim Praperadilan Novanto Minta KPK Tak Ajukan Bukti Hingga 2 Meter)

Menurut Setiadi bukti yang akan diajukan adalah bukti yang berkompeten dan signifikan dalam masalah ini. Namun ia tak mau menyebutkannya secara rinci, dengan alasan lupa.

“Saya lupa karena tadi tengah malam pun, kami masih memilah dan memilih mana yang sangat berkompeten dan signifikan dalam masalah ini,” katanya.

(Baca Juga:Meski Berkas Sudah Dilimpahkan, Prapid Novanto Tetap Lanjut)

Satu hal yang pasti, sambung Setiadi, bukti surat yang akan diajukan ini berbeda dengan bukti surat yang pernah diajukan pada sidang praperadilan jilid pertama.

“Kami tidak akan menggunakan bukti dokumen-dokumen atau surat yang pernah dihadirkan di praperadilan yang pertama. Karena nanti kami bisa fatal dong, kalau itu diajukan lagi,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...