Rabu, 13 Desember 2017 | 12.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Keluarga Bahrum Naim: Jika masih WNI, negaralah yang berhak mencari tahu

Keluarga Bahrum Naim: Jika masih WNI, negaralah yang berhak mencari tahu

Reporter : Yudi | Kamis, 7 Desember 2017 - 17:06 WIB

IMG-28599

Bahrum Naim, pentolan ISIS asal Indonesia. Istimewa.

Solo, kini.co.id – Keluarga Bahrun Naim Anggih Tamtomo alias Bahrun Naim mengaku pasrah soal kabar kematian pentolan ISIS di Suriah. Keluarga juga mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk mencari tahu kepastian kematian Bahrun Naim.

Demikian hal itu disampaikan oleh pengcara keluarga Bahrun Naim, Anis Prijo Anshorie dalam keterangan persnya di Solo, Rabu (6/12).

“Sudah lama tidak ada komunikasi. (Terakhir) dua bulan lalu, ia mengaku lagi di Suriah, tapi siapa yang bisa menjamin dia ada di Suriah,” kata Anis.

Anis menjelaskan sampai saat ini pihak keluarga Bahrun Naim masih menunggu kepastian terkait kabar tewasnya Bahrun Naim.

Keluarga Bahrun Naim pun meminta Polri untuk memastikan kabar tersebut dengan melacak penyebar pertama kabar tewasnya Bahrun Naim.

“Harus dicari tau siapa yang menyebarkannya, sebab sampai detik ini belum ada pemberitahuan apapun, termasuk Bahrun Naim juga tidak menelpon begitu keluarga mau menelepon kemana tak tahu apa-apa,” katanya.

Keluarag Bahrun Naim, kata Anis menyerahkan sepenuhnya proses pencarian Bahrun Naim kepada Pemerintah. Dia menyebut pihak keluarga pun tak tahu apakah Bahrun Naim berganti kewarganegaraan atau tidak.

“Kalau memang Bahrun Naim masih sebagai Warga Negara Indonesia, negaralah berhak mencari tau bukan keluarga, karena tidak tau apa-apa,” tukasnya.

Seperti diberitakan, kabar yang beredar luas di grup aplikasi esan WhatsApp menyebut Bahrun Naim tewas dalam sebuah serangan. Pesan tersebut mengatakan Bahrun Naim tewas pada 30 November.

Entah siapa yang kali pertama menyebarkan isi screenshoot pesan tersebut hingga sampai ke awak media. Aparat kepolisian juga belum bisa memastikan kabar tersebut. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis  dikawasan
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:54 WIB

Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis dikawasan

Pemerintah kembali merayakan Hari Nusantara 2017. Kali ini perayaan tersebut digelar di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/12).Momentum ...
Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:39 WIB

Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat

Sidang dakwaan Setya Novanto yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat diawali polemik soal kesehatan.Hal tersebut bermula ketika ...
Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak
Politik - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:24 WIB

Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak

Kericuhan di Bali akibat salah informasi terkait kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) dinilai Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai hal ...
Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:16 WIB

Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam

Sidang perdana kasus dugaan korupsi dalam pengadaan e-KTP TA 2011-2012 dengan terdakwa Setya Novanto dimulai. Hal tersebut ditandai dengan diketoknya ...
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...