Kamis, 24 Januari 2019 | 06.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Gandeng BNN, PKS tes urine anggota Fraksi

Gandeng BNN, PKS tes urine anggota Fraksi

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 7 Desember 2017 - 17:22 WIB

IMG-28600

Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso (kanan) bersama Sekretaris Fraksi PKS Sukamta (tengah) dan anggota Fraksi PKS Komisaris Jenderal (Purn) Adang Dorodjatun dalam acara cek urine bagi keluarga besar Fraksi PKS di Senayan mulai dari anggota, tenaga ahli, asisten anggota dan sekretariat fraksi, di Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta , Kamis (7/12). KiniNews/Bayu Putra.

Jakarta, kini.co.id – Fraksi PKS DPR kembali menjadi pelopor aksi pemberantasan narkoba dengan melakukan cek urine bagi keluarga besarnya di Senayan mulai dari anggota, tenaga ahli, asisten anggota dan sekretariat fraksi, di Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta , Kamis (7/12).

Acara ini sendiri dirangkai dengan diskusi publik dengan tema “Indonesia Darurat Narkoba” yang menghadirkan pembicara Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, Anggota Komisi III Nasir Jamil, Anggota Fraksi PKS Komjen Pol (Purn) Adang Dorodjatun. Sekretaris Fraksi PKS, Sukamta, membuka secara resmi acara yang diikuti seluruh keluarga besar Fraksi PKS ini.

Dalam sambutan pembukanya, Sukamta mengatakan bahwa aksi cek urine ini telah sekian kali dilakukan Fraksi PKS DPR dan keluarga besar PKS di berbagai daerah.

“PKS ingin bersinergi dengan BNN dalam upaya serius pemberantasan narkoba,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, acara diskusi dan aksi ini adalah bentuk komitmen dan langkah kongkrit Fraksi PKS untuk memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya dimulai dari diri sendiri (keluarga besar Fraksi PKS).

“Fraksi PKS berkomitmen setahun dua kali menggelar aksi tes urine untuk memberikan pesan kuat upaya pemberantasan narkoba dimulai dari keluarga besar kami sendiri,” terangnya.

Anggota Komisi I ini menekankan pentingnya kesadaran kolektif bahwa Indonesia darurat narkoba agar kita benar-benar peduli bahaya besar yang mengancam generasi bangsa akibat penyalahgunaan zat adiktif yang merusak ini.

“Fraksi PKS mendukung penuh BNN melakukan kampanye Indonesia darurat narkoba. Faktanya prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia sangat besar dan merusak generasi muda, bahkan daya rusaknya lebih dahsyat dari terorisme sekalipun. Maka kita harus serius memerangi bahaya ini,” tegas Jazuli.

Untuk itu, Anggota DPR Dapil Banten ini, mengajak seluruh komponen bangsa untuk memberantas narkoba antara lain dengan aksi cek urine secara reguler seperti yang dilakukan Fraksinya sebagai upaya pencegahan sekaligus kampanye anti-narkoba.

“Kami mengajak semua Fraksi di DPR, instansi pemerintah, swasta/perusahaan, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan untuk melakukan aksi seperti ini agar pemberantasan narkoba semakin efektif,” seru Jazuli.

Lebih dari itu, Jazuli menegaskan perlunya gerakan masif melalui sosialisasi atau edukasi serta penanaman nilai moral dan agama yang kuat agar generasi bangsa ini menjauhi narkoba. Tak kalah penting adalah penegakan hukum yang tegas (tanpa pandang bulu) terhadap bandar dan penjual barang haram ini.

“Kita semua berharap upaya kolektif untuk membersihkan Indonesia dari narkoba mencapai hasil maksimal sehingga generasi bangsa kita ke depan makin gemilang,” pungkas Jazuli. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...