Friday, 20 July 2018 | 09.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Gandeng BNN, PKS tes urine anggota Fraksi

Gandeng BNN, PKS tes urine anggota Fraksi

Reporter : Bayu Putra | Thursday, 7 December 2017 - 17:22 WIB

IMG-28600

Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso (kanan) bersama Sekretaris Fraksi PKS Sukamta (tengah) dan anggota Fraksi PKS Komisaris Jenderal (Purn) Adang Dorodjatun dalam acara cek urine bagi keluarga besar Fraksi PKS di Senayan mulai dari anggota, tenaga ahli, asisten anggota dan sekretariat fraksi, di Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta , Kamis (7/12). KiniNews/Bayu Putra.

Jakarta, kini.co.id – Fraksi PKS DPR kembali menjadi pelopor aksi pemberantasan narkoba dengan melakukan cek urine bagi keluarga besarnya di Senayan mulai dari anggota, tenaga ahli, asisten anggota dan sekretariat fraksi, di Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta , Kamis (7/12).

Acara ini sendiri dirangkai dengan diskusi publik dengan tema “Indonesia Darurat Narkoba” yang menghadirkan pembicara Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, Anggota Komisi III Nasir Jamil, Anggota Fraksi PKS Komjen Pol (Purn) Adang Dorodjatun. Sekretaris Fraksi PKS, Sukamta, membuka secara resmi acara yang diikuti seluruh keluarga besar Fraksi PKS ini.

Dalam sambutan pembukanya, Sukamta mengatakan bahwa aksi cek urine ini telah sekian kali dilakukan Fraksi PKS DPR dan keluarga besar PKS di berbagai daerah.

“PKS ingin bersinergi dengan BNN dalam upaya serius pemberantasan narkoba,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, acara diskusi dan aksi ini adalah bentuk komitmen dan langkah kongkrit Fraksi PKS untuk memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya dimulai dari diri sendiri (keluarga besar Fraksi PKS).

“Fraksi PKS berkomitmen setahun dua kali menggelar aksi tes urine untuk memberikan pesan kuat upaya pemberantasan narkoba dimulai dari keluarga besar kami sendiri,” terangnya.

Anggota Komisi I ini menekankan pentingnya kesadaran kolektif bahwa Indonesia darurat narkoba agar kita benar-benar peduli bahaya besar yang mengancam generasi bangsa akibat penyalahgunaan zat adiktif yang merusak ini.

“Fraksi PKS mendukung penuh BNN melakukan kampanye Indonesia darurat narkoba. Faktanya prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia sangat besar dan merusak generasi muda, bahkan daya rusaknya lebih dahsyat dari terorisme sekalipun. Maka kita harus serius memerangi bahaya ini,” tegas Jazuli.

Untuk itu, Anggota DPR Dapil Banten ini, mengajak seluruh komponen bangsa untuk memberantas narkoba antara lain dengan aksi cek urine secara reguler seperti yang dilakukan Fraksinya sebagai upaya pencegahan sekaligus kampanye anti-narkoba.

“Kami mengajak semua Fraksi di DPR, instansi pemerintah, swasta/perusahaan, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan untuk melakukan aksi seperti ini agar pemberantasan narkoba semakin efektif,” seru Jazuli.

Lebih dari itu, Jazuli menegaskan perlunya gerakan masif melalui sosialisasi atau edukasi serta penanaman nilai moral dan agama yang kuat agar generasi bangsa ini menjauhi narkoba. Tak kalah penting adalah penegakan hukum yang tegas (tanpa pandang bulu) terhadap bandar dan penjual barang haram ini.

“Kita semua berharap upaya kolektif untuk membersihkan Indonesia dari narkoba mencapai hasil maksimal sehingga generasi bangsa kita ke depan makin gemilang,” pungkas Jazuli. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...