Selasa, 20 Februari 2018 | 08.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Blitar menjadi titik akhir perjalanan Kirab Pemuda 2017

Blitar menjadi titik akhir perjalanan Kirab Pemuda 2017

Kamis, 7 Desember 2017 - 17:50 WIB

IMG-28607

Kirab Pemuda 2017 resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani didampingi Menpora Imam Nahrawi, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Gunernur Jawa Timur Soekarwo dan Bupati Blitar Rijanto di Alun-alun Kantor Bupati Blitar, Jawa Timur, Kamis (7/12) siang.KiniNews/Humas Kemenpora.

Blitar, kini.co.id“Tidak ada perasaan selain haru dan bangga, menyaksikan di hadapan saya berdiri 73 pemuda terbaik yang telah melintasi lebih dari 100 kabupaten/kota dan singgah di 34 provinsi. Mereka bukan hanya para peserta Kirab Pemuda 2017. Lebih dari itu, mereka adalah saksi mata betapa Indonesia adalah bangsa yang luar biasa melimpah kekayaannya, luar biasa kaya keberagamannya. Dengan mata kepala sendiri, mereka merasakan langsung betapa Bhinneka Tunggal Ika adalah kenyataan, dan bukan sekadar slogan”. (Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi)

Setelah menempuh perjalanan mengelilingi nusantara selama kurang lebih 72 hari dari ujung utara (Miangas, Sulawesi Utara) dan selatan (Rote Ndao, NTT) Indonesia, Blitar menjadi titik akhir dimana 73 peserta Kirab Pemuda 2017 bertemu. Di kabupaten tempat bersemayamnya jasad pendiri bangsa, Proklamator Tercinta, Presiden Republik Indonesia Pertama, Ir. Soekarno inilah, sejumlah rangkaian kegiatan puncak Kirab Pemuda yang mengusung slogan #BeraniBersatu digelar.

Acara puncak Kirab Pemuda 2017 yang menjadi salah satu program unggulan Kemenpora ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, Sekretaris Menteri Koordinator Polhukam, Mayjend TNI Yoedhi Swastono serta sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga, dilaksanakan di Lapangan Kanigoro, Blitar, pada Kamis pagi (7/12/2017).

Dalam laporannya kepada Menko PMK, sebagai Penanggungjawab Kegiatan Kirab Pemuda 2017, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengatakan.

“72 hari yang lalu, tepatnya pada 26 september 2017, saya melepas peserta zona I Kirab Pemuda dari Pulau Miangas, salah satu pulau terdepan Indonesia di sebelah utara yang berhadapan langsung dengan Filipina. Esoknya, pada 27 September 2017, saya sudah berada di Rote Ndao, pulau paling selatan Indonesia yang langsung berhadapan dengan Australia, untuk melepas peserta inti Kirab Pemuda di zona II,” ucap Imam mengawali laporannya.

Menurutnya, Tidak ada perasaan lain yang ia rasakan selain haru dan bangga menyaksikan di hadapannya berdiri 73 pemuda yang telah melintasi lebih dari 100 kabupaten/kota dan singgah di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

“Mereka bukan hanya para peserta Kirab Pemuda. Lebih dari itu, mereka adalah saksi mata betapa Indonesia adalah bangsa yang luar biasa melimpah kekayaannya, luar biasa kaya keberagamannya. Dengan mata kepala sendiri, mereka merasakan langsung betapa Bhineka Tunggal Ika adalah kenyataan, dan bukan sekadar slogan,” ujarnya lagi.

Perjalanan 73 pemuda terbaik nusantara ini menurut Menpora menjadi pengejawantahan simbolik atas visi Nawa Cita Bapak Presiden Joko Widodo yang ingin membangun Indonesia dari pinggiran. Para peserta Kirab Pemuda telah menjadi pelopor yang menggerakkan jutaan pemuda lain di seluruh Indonesia.

“Merekalah penyambung lidah bagi saudara-saudaranya sebangsa dan setanah air di sudut-sudut negeri mengenai kemajuan pembangunan yang telah ada maupun yang sedang terus berjalan. Hari ini fisik mereka memang tampak seperti letih. Tapi lihatlah! Lihatlah sorot mata anak-anak muda terbaik ini. Saya dapat menyaksikan sorot mata yang tajam dan kuat. Sorot mata yang menandakan bahwa mereka boleh kehabisan tenaga karena letih namun tidak akan pernah mereka kehilangan semangat barang sedikit pun,” lanjut Imam penuh semangat.

Imam juga meminta kepada seluruh peserta Kirab Pemuda untuk menyebarkan semangat berani bersatu kepada lingkungan di sekitarnya, karena sekat dan batasan-batasan bukan halangan bagi para pemuda untuk terus bersatu demi cita-cita besar membangun Indonesia lebih baik di masa depan

“Lebih dari sekedar napak tilas kebhinekaan, program ini juga harus menjadi ajang promosi pariwisata lokal dan mendorong potensi daerah dan mampu memunculkan ikon-ikon pemuda kreatif yang bisa menginspirasi Indonesia dengan karya-karyanya,” tutupnya.

Kirab Pemuda 2017

Perjalanan mengelilingi nusantara yang dilakukan oleh 73 peserta ini telah dimulai sejak tanggal 26 September lalu, dari titik terdepan Indonesia di pulau paling utara dan selatan, yaitu Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara dan Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Dari titik-titik terdepan Indonesia itu peserta bergerak melintasi 100 Kabupaten/Kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Perjalanan Kirab Pemuda 2017 dilakukan dengan berjalan kaki, mengendarai kendaraan darat, mengarungi lautan menggunakan angkutan laut, dan menggunakan pesawat udara. Kombinasi penggunaan alat transportasi disesuaikan dengan kondisi geografi yang ada.

Kirab Pemuda 2017 diikuti oleh pemuda terbaik yang lolos dalam seleksi yang diadakan oleh Kemenpora dimana masing-masing provinsi diwakili oleh 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang akan menjadi Peserta Inti. Selain itu Kirab juga akan diikuti juga oleh perwakilan dari Organisasi Kepemudaan (OKP) sebanyak 4 orang dan ditambah dengan 1 peserta tambahan yang ditunjuk langsung oleh Menpora saat memulai acara di titik pertama di Rote Ndao, untuk mewakili Kabupaten paling selatan Indonesia itu. Total Peserta Inti Kirab Pemuda 2017 berjumlah 73 orang.

Adapun kegiatan-kegiatan yang berlangsung di setiap daerah pada saat pelaksanaan Kirab antara lain: 1.Ikrar Kebangsaan Pemuda Untuk NKRI, 2.Napak Tilas Kebhinekaan, 3. Pawai Seni dan Budaya Pemuda, 4.Festival dan Kompetisi Film Pendek Pemuda, 5.Festival dan Kompetisi Band Indie Pemuda, 6.Pameran Kreativitas Pemuda, 7.Talkshow, Workshop dan Seminar, 9.Temu Komunitas Pemuda Kreatif, 10. Bakti Sosial Lingkungan Pemuda, 11. Gerakan Pemuda Membaca kitab Suci, dan 12.Olahraga Rekreasi Pemuda.

Tahun 2018, direncanakan Program Kirab Pemuda akan menjangkau 514 kab/kota se-Indonesia tanpa terkecuali. Semua kabupaten/kota akan dilalui oleh para peserta kirab pemuda. Selain itu akan ada delegasi pemuda yang akan mengelilingi semua kab/kota di setiap provinsi menggelorakan semangat kebhinnekaan Indonesia dan mendorong kemandirian para pemuda.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...
KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:20 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Langkah itu berkaitan dengan kasus dugaan ...
Bupati Nganjuk Segera Diadili
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:10 WIB

Bupati Nganjuk Segera Diadili

Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman tak lama lagi akan duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.Pasalnya penyidik Komisi ...
Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:07 WIB

Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meminta agar semua institusi penegak hukum mentaati aturan hukum yang ada. Hal ini ...