Friday, 20 July 2018 | 09.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dewan pembina AMI ajak elemen masyarakat ubah tatanan sosial

Dewan pembina AMI ajak elemen masyarakat ubah tatanan sosial

Reporter : Bayu Putra | Thursday, 7 December 2017 - 20:42 WIB

IMG-28613

Dewan Pembina Nasional Anak Muda Indonesia (AMI) Risharyudi Triwibowo melantik Pengurus Besar (PB AMI) di Gedung Joeang,  Jakarta Pusat, Kamis (7/12). KiniNews/Bayu Putra.

Jakarta, kini.co.id – Dewan Pembina Nasional Anak Muda Indonesia (AMI) Risharyudi Triwibowo berharap anak muda saat ini bisa memberikan kontribusi aktif bagi perkembangan bangsa.

“AMI hadir untuk memberikan kontribusi aktif bagi Indonesia, bahkan  mampu ambil bagian untuk perkembangan dunia juga,” kata Triwibowo saat melantik Pengurus Besar (PB AMI) di Gedung Joeang,  Jakarta Pusat, Kamis (7/12).

Menurut staf Khusus Menteri Desa itu menjelaskan berdirinya organisasi AMI ini tak lepas dari cara menyiapkan anak-anak muda untuk menjadi pemimpin di bangsa ini ke depan.

“Bahwa AMI dibentuk untuk  menyiapkan kader kader pemimpin masa depan. Jadi tidak hanya dari Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) nasional yang sudah ada hari ini, kami pun akan turut bersama-sama untuk saling mengejar cita-cita untuk menjadi pemimpin di daerah-daerah maupun di Indonesia,” jelasnya.

Bersamaan dengan itu, Ketua Umum AMI Al-Ghazali Musaad meminta agar anak muda Indonesia tidak boleh terkotak-kotak, karena tujuan AMI untuk menghimpun semua kekuatan anak muda menjadi kekuatan baru, yang bisa merubah tatanan sosial maupun masyarakat.

“Membangun Indonesia ini tidak harus terkotak-kotak. AMI ini hadir untuk menghimpun semua kekuatan-kekuatan muda menjadi menjadi kekuatan baru, dan bisa merubah tatanan sosial maupun kemasyarakatan,” ucap Al Ghazali kepada awak media.

Selain itu, tujuan utama terbentuknya AMI ini juga agar merangkul semua anak muda, baik pelajar, mahasiswa hingga pengangguran untuk menjauhkan mereka dari pengaruh narkoba, masalah tawuran, kekerasan dan sebagainya.

“Kondisi anak muda yang ada hari ini masih mengalami krisis moral. Masalah narkoba, tawuran, kekerasan dan lain sebagainya tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak muda sekarang. Untuk itu, kehadiran AMI menjadi pelopor dalam menyelesaikan masalah yang ada di Indonesia,” harap Ghazali.

Selain berpusat di Jakarta, Organisasi kepemudaan ini juga beraviliasi di seluruh daerah di Indonesia. Bahkan, AMI sudah terbentuk disebagian besar wilayah di Nusantara ini.

“Keberadaan AMI ini tidak saja di Ibukota Provinsi, kita juga buka jaringan sampai di kabupaten/kota. Saya juga berharap, bahwa konsolidasi kami dalam waktu dekat ini bisa sampai ke tingkat kecamatan dan desa,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...