Kamis, 24 Januari 2019 | 06.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dewan pembina AMI ajak elemen masyarakat ubah tatanan sosial

Dewan pembina AMI ajak elemen masyarakat ubah tatanan sosial

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 7 Desember 2017 - 20:42 WIB

IMG-28613

Dewan Pembina Nasional Anak Muda Indonesia (AMI) Risharyudi Triwibowo melantik Pengurus Besar (PB AMI) di Gedung Joeang,  Jakarta Pusat, Kamis (7/12). KiniNews/Bayu Putra.

Jakarta, kini.co.id – Dewan Pembina Nasional Anak Muda Indonesia (AMI) Risharyudi Triwibowo berharap anak muda saat ini bisa memberikan kontribusi aktif bagi perkembangan bangsa.

“AMI hadir untuk memberikan kontribusi aktif bagi Indonesia, bahkan  mampu ambil bagian untuk perkembangan dunia juga,” kata Triwibowo saat melantik Pengurus Besar (PB AMI) di Gedung Joeang,  Jakarta Pusat, Kamis (7/12).

Menurut staf Khusus Menteri Desa itu menjelaskan berdirinya organisasi AMI ini tak lepas dari cara menyiapkan anak-anak muda untuk menjadi pemimpin di bangsa ini ke depan.

“Bahwa AMI dibentuk untuk  menyiapkan kader kader pemimpin masa depan. Jadi tidak hanya dari Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) nasional yang sudah ada hari ini, kami pun akan turut bersama-sama untuk saling mengejar cita-cita untuk menjadi pemimpin di daerah-daerah maupun di Indonesia,” jelasnya.

Bersamaan dengan itu, Ketua Umum AMI Al-Ghazali Musaad meminta agar anak muda Indonesia tidak boleh terkotak-kotak, karena tujuan AMI untuk menghimpun semua kekuatan anak muda menjadi kekuatan baru, yang bisa merubah tatanan sosial maupun masyarakat.

“Membangun Indonesia ini tidak harus terkotak-kotak. AMI ini hadir untuk menghimpun semua kekuatan-kekuatan muda menjadi menjadi kekuatan baru, dan bisa merubah tatanan sosial maupun kemasyarakatan,” ucap Al Ghazali kepada awak media.

Selain itu, tujuan utama terbentuknya AMI ini juga agar merangkul semua anak muda, baik pelajar, mahasiswa hingga pengangguran untuk menjauhkan mereka dari pengaruh narkoba, masalah tawuran, kekerasan dan sebagainya.

“Kondisi anak muda yang ada hari ini masih mengalami krisis moral. Masalah narkoba, tawuran, kekerasan dan lain sebagainya tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak muda sekarang. Untuk itu, kehadiran AMI menjadi pelopor dalam menyelesaikan masalah yang ada di Indonesia,” harap Ghazali.

Selain berpusat di Jakarta, Organisasi kepemudaan ini juga beraviliasi di seluruh daerah di Indonesia. Bahkan, AMI sudah terbentuk disebagian besar wilayah di Nusantara ini.

“Keberadaan AMI ini tidak saja di Ibukota Provinsi, kita juga buka jaringan sampai di kabupaten/kota. Saya juga berharap, bahwa konsolidasi kami dalam waktu dekat ini bisa sampai ke tingkat kecamatan dan desa,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...