Rabu, 21 Februari 2018 | 12.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Kiai Maman siap lepas jabatan di DPR jika diusung dampingi Emil

Kiai Maman siap lepas jabatan di DPR jika diusung dampingi Emil

Jumat, 8 Desember 2017 - 07:45 WIB

IMG-28617

KH Maman Imanulhaq (kanan) bersama Pengasuh Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, KH Adib Rofiuddin Izza. Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Anggota DPR Fraksi PKB KH Maman Imanulhaq mengaku siap melepas jabatannya jika dipilih oleh partai pengusung untuk mendampingi Ridwan Kamil pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

“Kalau sudah resmi, misalnya, partai-partai pengusung seperti Nasdem, PKB, PPP dan Golkar akhirnya memutuskan Emil-Maman maka saya otomatis mendaftar ke KPU harus melepas jabatan di DPR,” kata Kiai Maman di Cirebon, Kamis (7/12).

Pengasuh Ponpes Al Mizan, Jatiwangi ini menambahkan siap melepas jabatan yang saat ini sampai 19 bulan kedepan diemban sebagai anggota DPR. Ini demi memperjuangkan Jawa Berat semakin maju lagi.

“Saya menyisakan 19 bulan di DPR, sebuah harga yang lumayan juga sangat mahal, akan tetapi untuk sebuah nilai perjuangan, karena saya lahir di Jawa Barat besar di Jabar dan punya pondok pesantren di Jabar, ini jadi sebuah nilai pengabdian,” tuturnya.

Kiai Maman juga mengaku sudah meminta restu kepada para sesepuh pesantren di Jawa Barat untuk maju mendampingi Ridwan Kamil untuk maju di Pilgub Jabar.

Meskipun demikian dirinya juga sudah siap, jika nanti pada saat keputusan tidak dipilih oleh partai pengusung untuk mendampingi Ridwan Kamil.

“Saya siap apa pun keputusannya, jika saya tidak dipilihpun saya siap,” katanya dilansir Antara.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, KH Adib Rofiuddin Izza mengharapkan dalam Pilgub Jabar nanti ada yang mewakili dari kalangan pesantren dan dia berharap Maman bisa mendampingi RK untuk maju.

“Kami berharap ada yang mewakili dari pesantren dan yang paling pas ya Kyai Maman, karena beliau itu merupakan keluarga Nahdiyin dan juga dari pondok pesantren,” katanya.

“Secara umum harus ada dari kita santri dan kalau seandainya Kyai Maman berpasangan sama RK maka itu sangat ideal betul,” tambahnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bulog Ditugaskan Jaga Kestabilan Harga Pangan
Ekonomi - Rabu, 21 Februari 2018 - 11:19 WIB

Bulog Ditugaskan Jaga Kestabilan Harga Pangan

Sekretaris Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Siti Kuwati mengatakan, Bulog ditugaskan oleh Pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan dan ...
Rita Widyasari Mengaku Bisa Pertanggungjawabkan Tuduhan KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 11:13 WIB

Rita Widyasari Mengaku Bisa Pertanggungjawabkan Tuduhan KPK

Bupati Kutai Kartanegara non-aktif, Rita Widyasari mengaku telah membaca dakwaan yang disusun oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU ...
Bupati Kukar Rita Widyasari Jalani Sidang Perdana
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 10:47 WIB

Bupati Kukar Rita Widyasari Jalani Sidang Perdana

Bupati Kutai Kartanegara non-aktif, Rita Widyasari akan menghadapi sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu, (21/2/2018).Agenda ...
10 Bulan Kasus Air Keras Novel Baswedan Mengambang, Ini Kata Wiranto
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 10:19 WIB

10 Bulan Kasus Air Keras Novel Baswedan Mengambang, Ini Kata Wiranto

Selama 10 bulan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK, Novel Baswedan belum juga tuntas.Pelaku teror penyiraman air ...
Megawati Makan Malam dengan Jokowi, Ini yang Dibahas
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 09:48 WIB

Megawati Makan Malam dengan Jokowi, Ini yang Dibahas

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan sekaligus jamuan makan malam dengan Presiden Joko Widodo kemarin, Selasa (20/2/2018) malam ...
Hasil Istikharah, Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 09:17 WIB

Hasil Istikharah, Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia

Penyambutan kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab telah dipersiapkan jauh-jauh hari. Panitia yang menunggu kepastian akhirnya ...