Friday, 20 July 2018 | 09.55 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Alasan Otto Hasibuan Mundur dari Tim Kuasa Hukum Novanto

Alasan Otto Hasibuan Mundur dari Tim Kuasa Hukum Novanto

Reporter : Fadilah | Friday, 8 December 2017 - 11:40 WIB

IMG-28623

Otto Hasibuan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Otto Hasibuan resmi keluar dari tim pengacara Setya Novanto di kasus korupsi pengadaan e-KTP TA 2011-2012.

Hal tersebut disampaikannya di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, (8/12/2017).

Hal tersebut disampaikannya di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, (8/12/2017).

Kepada wartawan, pun kemudian Otto menjabarkan alasan mundurnya dari tim Kuasa Hukum Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

“Jadi sudah hampir sebulan saya menjadi kuasa hukumnya Setya Novanto, dan sebagaimana teman-teman ketahui, saya menerima kuasa Novanto inikan saya memerlukan waktu yang cukup,” kata Otto.

“Sekarang setelah saya tangani kasus ini, dalam perjalanannya, diantara kami dengan Setya Novanto, saya melihat belum ada kesepakatan ya, tidak ada kesepakatan yang jelas tentang tata cara penanganan satu perkara,” sambungnya.

Menurut Otto, jika tidak ada kesepakatan yang pasti dan jelas tentang suatu perkara dan tata caranya, maka itu dapat menjadi kerugian bagi Novanto itu sendiri dan ia sebagai kuasa hukumnya. Karena itu akan menyulitkannya untuk melakukan satu pembelaan terhadap klien.

“Jadi berdasarkan hal tersebut, kemarin saya sudah bertemu setnov jam 3 sore di rutan, saya harus ketemu langsung karena saya harus jujur terhadap dia dan saya sampaikan di antara kita tata caranya belum, tidak ada yang pasti kesepakatan maka saya menyatakan tidak akan meneruskan untuk menjadi kuasa hukum untuk di pengadilan,” katanya menyampaikan apa yang telah disampaikannya kepada Novanto.

“Walaupun sebelumnya dia mengatakan berharap pak Otto tetap, tidak ada masalah dengan pak Otto di pengadilan. Oleh karena itu saya tetap memutuskan untuk mengundurkan diri,” imbuhnya.

Masih kata Otto, sebenarnya surat pengunduran diri telah dibuatkannya kemarin, namun ia sungkan untuk memberikannya secara langsung.

“Jadi kemarin yang penting secara lisan dulu. Dengan demikian surat resmi yang sudah saya tandatangani kemarin, hari ini akan saya serahkan kepada Setnov dan juga satu akan saya serahkan kepada KPK, khususnya penyidik. Saya tujukan kepada pak Ambarita Damanik, karena waktu saya mendampingi novanto, damanik yang memeriksa, supaya mereka mengetahui,” kata Otto.

Dengan demikian tutup Otto, terhitung Kamis, (7/12/2017) kemarin yang berlakunya Jumat, (8/12/2017), ia sudah tidak menjadi kuasa hukum Setnov lagi.

“Saya terima kasih terhadap kepercayaan yang pernah diberikan oleh Setnov kepada saya, dan selamat dia berjuang di dalam masalah hukumnya dan semoga dia berhasil,” tutup Otto.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...