Senin, 19 Februari 2018 | 00.55 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tak Harmonis dengan Pengacara Novanto yang Lain, Alasan Otto Hasibuan Mundur?

Tak Harmonis dengan Pengacara Novanto yang Lain, Alasan Otto Hasibuan Mundur?

Reporter : Fadilah | Jumat, 8 Desember 2017 - 12:34 WIB

IMG-28624

Otto Hasibuan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Otto Hasibuan membantah soal mundurnya sebagai pengacara Setya Novanto karena adanya ketidakharmonisan dengan kuasa hukum yang lain.

“Oh sama sekali tidak,” tutur Otto di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat, (8/12/2017).

Menurut Otto sejauh ini hubungannya dengan Fredrich Yunadi dan Maqdir Ismail baik-baik saja.

“Apalagi dengan saudara Maqdir, Maqdir itu sahabat saya mulai dari kantor Buyung Nasution dan sampai sekarang ada perkara yang kami kerjasama dengan Maqdir,” katanya.

“Jadi saya kira antara pengacara tidak ada problem, hubungan baik dengan Maqdir, dengan Fredrich juga sama,” sambung Otto.

Otto lagi-lagi menjelaskan bahwa alasan mundurnya sebagai pengacara Novanto dikarenakan tidak adanya kesepakatan yang jelas tentang tata cara penanganan perkara ini dengan Setnov.

Menurut Otto, nantinya itu juga akan berimbas menyulitkan ditinya untuk melakukan pembelaan pada Setya Novanto sebagai kliennya.

Sebelumnya pengacara Setya Novanto lainnya, Fredrich Yunadi, mengatakan pengunduran diri Otto Hasibuan karena kurang adanya kecocokan dengan tim pengacara lainnya.

“Ya tim itu harus kerja sama, tim yang baru tidak bisa kerja sama,” ucap dia.

Namun, Fredrich menegaskan secara pribadi, dirinya cocok bekerja sama dengan Otto Hasibuan.

“Kalau sama saya 100 persen cocok. Ya mungkin dengan rekan yang lain (tidak cocok),” tandas Fredrich.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes
Ekonomi - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:21 WIB

Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes

Untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK), PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas ...
KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:17 WIB

KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 14 partai politik resmi menjadi peserta pemilu 2019, empat diantaranya merupakan parpol baru.Adapun ...
92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:02 WIB

92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut

PT Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik libur Imlek terjadi pada Ahad (18/2) besok melalui GT Cikarang Utama menuju Jakarta."Sebanyak ...
KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:42 WIB

KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penjelasan kepolisian mengenai penyebab kematian terduga teroris Muhamad Jefri alias ...
NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 09:58 WIB

NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung

Partai NasDem akan segera berkonsolidasi dengan Partai Hanura dan PKS setelah calon yang mereka usung dalam Pilgub Lampung, Mustafa ditetapkan ...
Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan
Hukum - Jumat, 16 Februari 2018 - 13:18 WIB

Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan

Usai menjalani pemeriksaan selama empat jam, Bupati Lampung Tengah, Mustofa resmi berstatus tersangka dan langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ...