Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Pertemuan Komisi III dan Ketua MK di Hotel, Arsul Sani: Kok Dipersoalkan?

Pertemuan Komisi III dan Ketua MK di Hotel, Arsul Sani: Kok Dipersoalkan?

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 8 Desember 2017 - 15:06 WIB

IMG-28639

Asrul Sani. (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Sejumlah pihak menaruh kecurigaan atas pertemuan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat dengan anggota Komisi III DPR di hotel. Namun, Arsul Sani mengaku heran tempat menjadi permasalahan.

Anggota Komisi III DPR itu mengatakn, pertemuan itu sengaja dilakukan di ruang LG Hotel Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, karena ruang Komisi III tengah dibersihkan, karena memang sedang masa reses.

“Tempat pertemuan kok dipersoalkan, mau di DPR atau mau di MK kalau kontennya lobi kan tetap tidak boleh. Mau dimana pun asal bukan di tempat maksiat dan tidak bicara barter kenapa jadi masalah?,” kata Arsul di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (8/12).

Arsul memberikan penjelasan soal alasan pertemuan itu digelar saat masa reses. Menurutnya, saat itu Komisi III DPR RI sedang membahas RKUHP sekaligus membahas agenda rapat Komisi.

“Karena Panja RKUHP sedang dikebut untuk menyeselesaikan RKUHP, sehingga sebagian masa reses digunakan untuk rapat. Dilakukan di hotel, selain sembari refreshing di Hotel Ayana, juga ruang komisi III DPR RI sedang dibersihkan,” tambah Arsul.

Di samping itu, Arsul mengatakan, justru pertemuan yang dilakukan di hotel itu terkait fit and proper test calon hakim MK. Bahkan pertemuan tersebut lebih membahas jadwal fit and proper test.

Termasuk menanyakan kesiapan waktu untuk melakukan fit and proper test. Apalagi di tanggal tertentu yang bersangkutan akan berpergian ke luar negeri.

“Kalau lobi di ruang tertutup. Ini ada ruang di LG hotel, terus di ruang rapat ada meja untuk makan dan istirahat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua MK Arief Hidayat mengakui ada pertemuan di hotel. Tapi ia menolak disebut lobi-lobi karena seluruh fraksi hadir dalam pertemuan di hotel tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...