Kamis, 24 Januari 2019 | 06.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kementerian ESDM klaim stok elpiji aman

Kementerian ESDM klaim stok elpiji aman

Jumat, 8 Desember 2017 - 19:06 WIB

IMG-28654

Tabung gas. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengkalim bahwa stok elpiji khususnya ukuran 3 kilogram masih dalam batas aman. 

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar mengatakan kalaupun terjadi kelangkaan di beberapa tempat, hal itu bersifat sementara yang antara lain disebabkan faktor cuaca buruk yang menghambat pengiriman LPG.

Ia mengatakan, Kementerian ESDM telah melakukan koordinasi dengan PT Pertamina, terkait banyaknya laporan kekurangan pasokan elpiji 3 kg.

“Dari hasil review kami hari ini, memang ada kekurangan pasokan di beberapa daerah. Tapi tidak di semua daerah. Secara garis besar, stok LPG aman rata-rata sekitar 19-20 hari. Ini merupakan sesuai dengan rencana yang ada di Pertamina,” ungkap Archandra di Jakarta, Jumat (8/12).

Menurutnya kekurangan pasokan elpiji yang terjadi di beberapa daerah seperti Gorontalo, antara lain disebabkan oleh cuaca ekstrem. Pengiriman pasokan yang melalui laut, membuatnya menjadi terhambat Namun ini sifatnya hanya sementara.

“Ada kekurangan pasokan kemungkinan ini sifatnya sementara. Salah satu penyebabnya yang kita ketahui dari Gorontalo misalnya, karena adanya cuaca yang agak ekstrem beberapa hari belakangan, maka ada kendala dalam hal distribusi, sehingga kekurangan pasokan. Sementara ini sudah berhasil kita atasi,” kata Arcandra dilansir Antara.

Selain itu, Pemerintah bersama Pertamina terus mengupayakan memenuhi kebutuhan LPG untuk masyarakat Indonesia. Apabila terjadi kelangkaan, masyarakat diminta dapat melaporkannya ke call center Pertamina.

“Apabila masih ada kekurangan pasokan, kedepannya kita berharap dari Kementerian ESDM juga Pertamina yang terjun langsung melakukan operasi pasar, silakan kontak Pertamina secara langsung dengan nomor 1500000. Di situ diharapkan masyarakat memberikan laporan pasti di mana terjadi kekurangan pasokan, dan Insya Allah Pertamina akan menambah sesuai kebutuhan,” jelas Arcandra.

Sementara itu terkait peningkatan kebutuhan untuk elpiji 3 kg di bulan Desember seperti Natal dan Tahun baru, Kementerian ESDM dan Pertamina telah melakukan antisipasi serta melakukan pengecakan di lapangan.

“Untuk antisipasi kelancaran distribusi, kami di lapangan selalu melakukan check on the spot,sampling. Apalagi kalau ada indikasi di situ kekurangan pasokan. Biasanya kami cek, apa ini karena ada unsur spekulan atau konsumsi yang tiba-tiba meningkat,” tambah Direktur Pemasaran Muchamad Iskandar. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...