Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Jenderal Gatot ingatkan prajurit TNI agar tetap jaga netralitas

Jenderal Gatot ingatkan prajurit TNI agar tetap jaga netralitas

Sabtu, 9 Desember 2017 - 13:27 WIB

IMG-28668

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo resmi menyerahkan tampuk kepemimpinan Panglima TNI kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Lapangan Apel III Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12). KiniNews/TNIAU

Jakarta, kini.co.id – Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada seluruh prajurit agar tetap menjaga netralitasnya dalam menghadapi tahun politik yang dimulai dari pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Gatot dalam amanatnya pada Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Panglima TNI di Mabes TNi Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12).

Gatot menyatakan tahun-tahun mendatang bangsa Indonesia akan menjalani tahun politik.

Maka untuk menghadapi semua tantangan itu ia mengingatkan kepada segenap prajurit TNI untuk sungguh-sungguh teguh memegang prinsip netralitas serta terus mempedomani Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dalam setiap langkah tindakannya.

“Tahun politik yang akan terjadi di Indonesia merupakan bentuk perwujudan Indonesia sebagai negara demokrasi. Untuk menjaga keamanan dan stabilitas nasional diperlukan sikap yang tidak memihak TNI,” paparnya.

Selain menguatkan netralitas, Gatot juga berpesan agar para prajurit TNI juga selalu mewaspadai setiap ancaman yang masuk ke Tanah Air dan menjadikan kewaspadaan sebagai sumber inspirasi dan motivasi untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa.

“Teruslah bekerja keras dan bekerja tegas seraya terus mengevaluasi diri mewujudkan TNI yang kuat hebat profesional dan dicintai rakyat,” ujarnya.

Menurut Gatot, sikap netralitas, rasa waspada dan mawas diri terhadap segala ancaman adalah dua hal yang sangat penting untuk mewujudkan efektivitas kerja TNI.

“Kedua Hal ini sekaligus menjadi penyangga utama bagi tegak dan kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai,” ujarnya dilansir Antara.

Sementara itu, Panglima TNI yang baru Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjamin akan netralitas TNI pada penyelenggaran pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

Hadi bertekad membangun TNI yang profesional, independen dan modern.

“Memasuki tahun politik yang merupakan proses demokrasi, TNI akan memegang teguh netralitas dari atas sampe bawah. Demikianpun pengamanan pilkada serentak 2018 dan pemilu 2019 harus mengutamakn asas hukum dan perundangan-undangan yang berlaku,” kata Hadi.

Hadir pada acara itu Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Mulyono dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Ade Supandi.

Tampak pula Wakil Kapolri Safruddin, Kepala BNN Budi Waseso dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Gatot resmi mengakhiri jabtannya sebagai Panglima TNI, ditandai dengan serah terima jabatan Panglima TNI dari Jenderal Gatot Nurmntyo kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Hadi dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Panglima TNI pada Jumat (8/12) sore.

Gatot baru akan memasuki masa pensiun per 1 April 2018. Proses pergantian Hadi terbilang sangat cepat. Presiden Jokowi mengajukan nama Hadi pada Selasa (5/12).

Pada Rabu (6/12), Komisi I DPR kemudian mengadakan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Hadi. Kemudian Kamis (7/12/2017), Hadi disetujui menjadi Panglima TNI dalam sidang paripurna DPR.

Sebelum menjadi Panglima TNI, Hadi menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Udara dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:24 WIB

BPP Prabowo Sandi: Dhani Tak Sebut Objek Spesifik Ungkapan ‘Idiot’

tatus tersangka yang disandang Ahmad Dhani dinilai tak memenuhi syarat. Hal itu karena dalam video itu Dhani dinilai tak menyebutkan ...
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:17 WIB

Tersangka, Ahmad Dhani Bakal Dicekal ke Luar Negeri

Musisi dan Politisi Ahmad Dhani Prasetyo resmi menjadi tersangka pencemaran nama baik yang menyebut massa peserta aksi yang kontra dengan ...
Politik - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:45 WIB

Jokowi Akan Pimpin Apel Akbar Santri Nusantara, Kampanye?

Presiden RI, Joko Widodo dikabarkan akan memimpin Apel Akbar Santri Nusantara 2018 di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu (20/10). Dalam acara ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...