Kamis, 24 Januari 2019 | 06.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Jenderal Gatot ingatkan prajurit TNI agar tetap jaga netralitas

Jenderal Gatot ingatkan prajurit TNI agar tetap jaga netralitas

Sabtu, 9 Desember 2017 - 13:27 WIB

IMG-28668

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo resmi menyerahkan tampuk kepemimpinan Panglima TNI kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Lapangan Apel III Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12). KiniNews/TNIAU

Jakarta, kini.co.id – Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada seluruh prajurit agar tetap menjaga netralitasnya dalam menghadapi tahun politik yang dimulai dari pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Gatot dalam amanatnya pada Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Panglima TNI di Mabes TNi Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12).

Gatot menyatakan tahun-tahun mendatang bangsa Indonesia akan menjalani tahun politik.

Maka untuk menghadapi semua tantangan itu ia mengingatkan kepada segenap prajurit TNI untuk sungguh-sungguh teguh memegang prinsip netralitas serta terus mempedomani Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dalam setiap langkah tindakannya.

“Tahun politik yang akan terjadi di Indonesia merupakan bentuk perwujudan Indonesia sebagai negara demokrasi. Untuk menjaga keamanan dan stabilitas nasional diperlukan sikap yang tidak memihak TNI,” paparnya.

Selain menguatkan netralitas, Gatot juga berpesan agar para prajurit TNI juga selalu mewaspadai setiap ancaman yang masuk ke Tanah Air dan menjadikan kewaspadaan sebagai sumber inspirasi dan motivasi untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa.

“Teruslah bekerja keras dan bekerja tegas seraya terus mengevaluasi diri mewujudkan TNI yang kuat hebat profesional dan dicintai rakyat,” ujarnya.

Menurut Gatot, sikap netralitas, rasa waspada dan mawas diri terhadap segala ancaman adalah dua hal yang sangat penting untuk mewujudkan efektivitas kerja TNI.

“Kedua Hal ini sekaligus menjadi penyangga utama bagi tegak dan kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai,” ujarnya dilansir Antara.

Sementara itu, Panglima TNI yang baru Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjamin akan netralitas TNI pada penyelenggaran pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

Hadi bertekad membangun TNI yang profesional, independen dan modern.

“Memasuki tahun politik yang merupakan proses demokrasi, TNI akan memegang teguh netralitas dari atas sampe bawah. Demikianpun pengamanan pilkada serentak 2018 dan pemilu 2019 harus mengutamakn asas hukum dan perundangan-undangan yang berlaku,” kata Hadi.

Hadir pada acara itu Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Mulyono dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Ade Supandi.

Tampak pula Wakil Kapolri Safruddin, Kepala BNN Budi Waseso dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Gatot resmi mengakhiri jabtannya sebagai Panglima TNI, ditandai dengan serah terima jabatan Panglima TNI dari Jenderal Gatot Nurmntyo kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Hadi dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Panglima TNI pada Jumat (8/12) sore.

Gatot baru akan memasuki masa pensiun per 1 April 2018. Proses pergantian Hadi terbilang sangat cepat. Presiden Jokowi mengajukan nama Hadi pada Selasa (5/12).

Pada Rabu (6/12), Komisi I DPR kemudian mengadakan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Hadi. Kemudian Kamis (7/12/2017), Hadi disetujui menjadi Panglima TNI dalam sidang paripurna DPR.

Sebelum menjadi Panglima TNI, Hadi menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Udara dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...