Rabu, 24 Januari 2018 | 06.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

IMG-28729

Deputi Bisnis 1 Pegadian Medan, Suhadi dalam Media Gathering Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 5 (OJK KR5) Sumbagut di Sibolangit, Selasa (12/12/2017). (KiniNews/Nur Fatimah)

Sibolangit, kini.co.id – Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.

Sebagai pilihan, pemerintah menyediakan dana pembiayaan Ultra Mikro lewat APBN 2017.

Untuk mendapatkan pinjaman UMi ini, debitur bisa mendapatkannya secara langsung di Pegadaian.

Berbeda dengan menggadai di Pegadaian, UMi ini memiliki waktu yang lebih lama untuk pembayaran dengan sistem pembayaran bulanan tetap.

Hal itu dipaparkan Deputi Bisnis 1 Pegadian Medan, Suhadi dalam Media Gathering Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 5 (OJK KR5) Sumbagut di Sibolangit, Selasa (12/12/2017).

Kredit UMi sendiri merupakan pinjaman tang diberikan pada pengusaha kecil sebagai upaya untuk mendukunh udaha yang dijalankan para pelaku usaha kecil dengan pinjaman maksimal Rp10 juta.

Sedangkan jangka waktu pembayarannya maksimal 3 tahun dan dibayar bisa secara sekali bayar maupun bulanan.

Adapun berkas yang perlu dilengkapi saat ingin mengajukan kredit UMi adalah Fotokopi KTP, KK, Surat Keterangan dari Lurah, Fotokopi PBB, Rekening Listrik dan Pasfoto Suami Istri.

Selain itu, calon debitur harus mengisi formulir tipe A1 saat pengajuan dan melampirkan foto tempat usaha dan rumah tempat tinggal serta fotokopi STNK dan BPKB kendaraan sebagai agunan.

Untuk agunan kendaraan yang diterima adalah sepedamotor 10 tahun terakhir.

Sementara untuk prosedur pembiayaan kredit UMi adalah sebagai berikut.

1. Nasabah mengajukan pinjaman dengan mengisi form dan melengkapi dokumen.

2. Petugas Pegadaian akan mengecek kelengkapan data.

3. Tim Mikro Analis/PAM akan melakukan survey lokasi usaha.

4. Jika memenuhi syarat, maka akan ada persetujuan baik jumlah pinjaman, cara pembayaran, maupun pelunasan.

5. Pencarian

6. Nasabah menerima bukti pencairan dan kartu angsuran/ AKAD

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...