Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

IMG-28729

Deputi Bisnis 1 Pegadian Medan, Suhadi dalam Media Gathering Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 5 (OJK KR5) Sumbagut di Sibolangit, Selasa (12/12/2017). (KiniNews/Nur Fatimah)

Sibolangit, kini.co.id – Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.

Sebagai pilihan, pemerintah menyediakan dana pembiayaan Ultra Mikro lewat APBN 2017.

Untuk mendapatkan pinjaman UMi ini, debitur bisa mendapatkannya secara langsung di Pegadaian.

Berbeda dengan menggadai di Pegadaian, UMi ini memiliki waktu yang lebih lama untuk pembayaran dengan sistem pembayaran bulanan tetap.

Hal itu dipaparkan Deputi Bisnis 1 Pegadian Medan, Suhadi dalam Media Gathering Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 5 (OJK KR5) Sumbagut di Sibolangit, Selasa (12/12/2017).

Kredit UMi sendiri merupakan pinjaman tang diberikan pada pengusaha kecil sebagai upaya untuk mendukunh udaha yang dijalankan para pelaku usaha kecil dengan pinjaman maksimal Rp10 juta.

Sedangkan jangka waktu pembayarannya maksimal 3 tahun dan dibayar bisa secara sekali bayar maupun bulanan.

Adapun berkas yang perlu dilengkapi saat ingin mengajukan kredit UMi adalah Fotokopi KTP, KK, Surat Keterangan dari Lurah, Fotokopi PBB, Rekening Listrik dan Pasfoto Suami Istri.

Selain itu, calon debitur harus mengisi formulir tipe A1 saat pengajuan dan melampirkan foto tempat usaha dan rumah tempat tinggal serta fotokopi STNK dan BPKB kendaraan sebagai agunan.

Untuk agunan kendaraan yang diterima adalah sepedamotor 10 tahun terakhir.

Sementara untuk prosedur pembiayaan kredit UMi adalah sebagai berikut.

1. Nasabah mengajukan pinjaman dengan mengisi form dan melengkapi dokumen.

2. Petugas Pegadaian akan mengecek kelengkapan data.

3. Tim Mikro Analis/PAM akan melakukan survey lokasi usaha.

4. Jika memenuhi syarat, maka akan ada persetujuan baik jumlah pinjaman, cara pembayaran, maupun pelunasan.

5. Pencarian

6. Nasabah menerima bukti pencairan dan kartu angsuran/ AKAD

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...