Rabu, 19 Desember 2018 | 17.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris

Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris

Reporter : Zainal Bakri | Selasa, 12 Desember 2017 - 13:25 WIB

IMG-28733

Ilustrasi penangkapan lima terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal.

Jakarta, kini.co.id – Mabes Polri memastikan jika KR (45) dan JS (15), ayah dan anak yang ditangkap Densus 88 di kediamannya Jalan Pangedan Cinata, Desa Raja, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Sabtu (9/12) lalu, terkait jaringan teroris.

Keduanya ditangkap karena diduga aktif menyuarakan Daulah Islam dan seruan jihad di media sosial.

“Pasti terduga teroris, karena Densus enggak mungkin nangkap yang itu (ujaran kebencian),” kata Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/12).

Setyo menegaskan jika seseorang melakukan ujaran kebencian dan menjadi atau tergabung dalam jaringan teroris maka Densus akan menangkapnya.

“Ujaran kebencian tapi kalau dia kelompok teroris,” ujarnya.

Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri menegaskan Densus takkan asal menangkap seseorang jika tak ada kaitannya dengan kelompok atau jaringan teroris.

“Kalau Densus udah nangkap berarti ada indikasi ke sana (teroris). Tinggal pendalaman saja,” tandasnya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Kalbar Ajun Komisaris Besar Nanang Purwanto membantah jika, ayah dan anak tersebut diduga terkait jaringan teroris.

Menurut dia, Densus yang menangkap masih dalam pengembangan.

Selain mengamankan ayah dan anak, tim Densus 88 Polri juga mengamankan barang bukti satu CPU, satu handphone android, dan satu laptop.

Kedua pelaku terduga ujaran kebencian tersebut masih dilakukan penyelidikan tim Densus 88 Polri di Mapolda Kalbar.

“Dua irang berinisial KS dan SJ yang diamankan bukan teroris. Mereka hanya mengunggah ujaran kebencian di facebook. Bukan teroris itu,” ungkap Nanang saat dihubungi Ahad (10/12).[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:03 WIB

Jalan Gubeng Surabaya Amblas, Ini Penjelasan RS Siloam

Management Rumah Sakit Siloam nampaknya enggan disalahkan soal amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya yang diduga karena proyek pengerjaan basement RS ...
Politik - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:01 WIB

Fahri Hamzah: Banyak Orang Salah Paham Tentang Pidato Prabowo

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, banyak orang keliru tentang pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang Indonesia ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:29 WIB

Ditargetkan Selesai Tahun Ini, Kasus RJ Lino Belum Juga Disentuh KPK

Akhir Desember 2017 silam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencanangkan berbagai target. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah penyelesaian kasus ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:25 WIB

Fahri Hamzah Minta Polisi Ungkap Fakta Soal Penahanan Habib Bahar

Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta pihak kepolisian menjelaskan kepada publik atas penahanan Habib Bahar bin Smith atas dugaan penganiayaan terhadap ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 13:25 WIB

Begini korban penganiayaan Bahar Smith

KEPALA Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan remaja korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Bahar bin ...
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 11:59 WIB

Penyebab amblesnya jalan Gubeng-Surabaya mulai terkuak

DUGAAN penyebab amblesnya Jalan Gubeng di Surabaya mulai terkuak. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan amblesnya jalan disebabkan oleh ...