Rabu, 19 Desember 2018 | 17.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sidang perdana Setnov boleh diliput tapi tak boleh disiarkan langsung

Sidang perdana Setnov boleh diliput tapi tak boleh disiarkan langsung

Reporter : Yudi Andriansyah | Selasa, 12 Desember 2017 - 13:39 WIB

IMG-28734

Tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto kembali menjalani pemeriksaan lanjutan, Kamis (23/11) kemarin. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Sidang perdana kasus dugaan korupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto yang akan digelar di ruang Koesoema Admaja I, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/12) besok dilarang untuk disiarkan langsung.

Kepala Humas PN Negeri Jakarta Pusat, Ibnu Basuki Wibowo mengatakan masyarakat diperbolehkan menyaksikan persidangan secara langsung di ruang sidang.

Tetapi kata Ibnu, saat berlangsungnya persidangan Setnov awak media tidak diperbolehkan untuk menyiarkan sidang secara langsung.

“Sidang dibuka untuk umum tapi rekan-rekan media tidak boleh live,” kata Ibnu kepada awak media di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (12/12).

Ia menjelaskan larangan menyiarkan sidang secara langsung tertuang dalam surat keputusan Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kelaa I A Khusus Nomor W10.VI/KP.01.1.1705 XI.2016.01. Surat tersebut sudah disahkan pada 4 November 2016.

“Mengenai live atau tidak bahwa tadi sudah saya konsultasi dengan Ketua Majelis dan Ketua Pengadilan bahwa untuk persidangan ini tidak live tapi sidang terbuka untuk umum, hanya tidak live. Rekan- rekan boleh mengambil gambar di ruang sidang tapi tidak live,” ujarnya.

Ibnu menjelaskan awak media televisi boleh menyiarkan secara langsung tetapi di luar area sidang atau di lobi.

“Kalau untuk yang reportase secara live boleh di luar ruangan sidang,” ungkap Ibnu.

Ia menepis adanya larangan menyiarkan secara langsung lantaran pihak Majelis Hakim terganggu dengan banyaknya awak media yang meliput.

Pihaknya hanya mematuhi peraturan dari PN Jakarta Pusat.

“Enggak bukan itu. Ini kan aturan persidangan,” ucapnya.

Dia pun menjelaskan awak media yang akan meliput diwajibkan untuk menggunakan ID visitor yang sudah disiapkan dari pihaknya.

Untuk itu Ibnu berharap awak media agar memberikan tempat duduk untuk para pengunjung lain yang akan melihat sidang Setya Novanto.

“Untuk rekan-rekan media yang akan meliput cetak atau online atau rekan-rekan lain harap jika ruangan sidang penuh untuk mempersilakan tepat duduk untuk para pengunjung,” kata Ibnu.

Menanggapi pernyataan Ibnu, berapa awak media televisi sempat memprotes aturan yang disampaikan.

Pasalnya, banyak dari mereka yang tidak setuju dengan adanya peraturan tersebut.

Namun berdebatan tersebut bisa diselesaikan secara baik-baik. Para awak media televisi sepakat untuk tidak menyiarkan secara langsung.

Namun awak media tetap dipersilahkan mengambil gambar sesuai dengan tempat yang sudah disiapkan pihak pengadilan.

“Jadi kita sepakat, media bisa meliput. Posisi kamera masing-masing media televisi sudah disesuaikan dengan sistem undian. Sehingga tidak ada dari media yang berebut tempat,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:03 WIB

Jalan Gubeng Surabaya Amblas, Ini Penjelasan RS Siloam

Management Rumah Sakit Siloam nampaknya enggan disalahkan soal amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya yang diduga karena proyek pengerjaan basement RS ...
Politik - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:01 WIB

Fahri Hamzah: Banyak Orang Salah Paham Tentang Pidato Prabowo

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, banyak orang keliru tentang pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang Indonesia ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:29 WIB

Ditargetkan Selesai Tahun Ini, Kasus RJ Lino Belum Juga Disentuh KPK

Akhir Desember 2017 silam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencanangkan berbagai target. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah penyelesaian kasus ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:25 WIB

Fahri Hamzah Minta Polisi Ungkap Fakta Soal Penahanan Habib Bahar

Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta pihak kepolisian menjelaskan kepada publik atas penahanan Habib Bahar bin Smith atas dugaan penganiayaan terhadap ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 13:25 WIB

Begini korban penganiayaan Bahar Smith

KEPALA Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan remaja korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Bahar bin ...
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 11:59 WIB

Penyebab amblesnya jalan Gubeng-Surabaya mulai terkuak

DUGAAN penyebab amblesnya Jalan Gubeng di Surabaya mulai terkuak. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan amblesnya jalan disebabkan oleh ...