Rabu, 19 Desember 2018 | 17.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ahli: KPK Bisa Tetapkan Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi

Ahli: KPK Bisa Tetapkan Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi

Reporter : Restu Fadilah | Selasa, 12 Desember 2017 - 13:57 WIB

IMG-28735

Setya Novanto meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR di Jakarta, Kamis (30/11) ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Jakarta, kini.co.id – Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Komariah Sapardjaja, salah satu ahli yang dihadirkan KPK dalam lanjutan sidang praperadilan Setya Novanto menegaskan jika KPK tetap bisa menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) lebih dari satu kali.

Meskipun Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pernah membatalkan status Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP.

“Dalam beberapa putusan MK, penetapan tersangka boleh diulang,” ujar Komariah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/12).

Sebab sambung Komariah, praperadilan tidak masuk pokok perkara, melainkan suatu mekanisme untuk mengecek apakah hak-hak tersangka sudah terpenuhi atau tidak sesuai KUHAP. 

“Praperadilan hanya memeriksa formal saja,” pungkasnya.

Dalam permohonannya Novanto melalui Ketut Mulya Arsana mempersoalkan azaz nebis in idem. Hal tersebut lantaran KPK dua kali menjerat Novanto sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan e-KTP. 

Pada penetapan pertama, status tersangka Novanto digugurkan oleh hakim praperadilan Cepi Iskandar. 

Dalam hukum pidana di Indonesia, asas ini dapat ditemukan pada Pasal 76 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur bahwa seseorang tidak boleh dituntut dua kali karena perbuatan yang telah mendapat putusan yang telah berkekuatan hukum tetap. 

Dengan demikian, menurut Ketut, KPK tidak bisa menetapkan Novanto untuk kedua kalinya dalam kasus yang sama setelah diuji keabsahannya oleh hakim praperadilan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:03 WIB

Jalan Gubeng Surabaya Amblas, Ini Penjelasan RS Siloam

Management Rumah Sakit Siloam nampaknya enggan disalahkan soal amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya yang diduga karena proyek pengerjaan basement RS ...
Politik - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:01 WIB

Fahri Hamzah: Banyak Orang Salah Paham Tentang Pidato Prabowo

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, banyak orang keliru tentang pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang Indonesia ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:29 WIB

Ditargetkan Selesai Tahun Ini, Kasus RJ Lino Belum Juga Disentuh KPK

Akhir Desember 2017 silam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencanangkan berbagai target. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah penyelesaian kasus ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:25 WIB

Fahri Hamzah Minta Polisi Ungkap Fakta Soal Penahanan Habib Bahar

Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta pihak kepolisian menjelaskan kepada publik atas penahanan Habib Bahar bin Smith atas dugaan penganiayaan terhadap ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 13:25 WIB

Begini korban penganiayaan Bahar Smith

KEPALA Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan remaja korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Bahar bin ...
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 11:59 WIB

Penyebab amblesnya jalan Gubeng-Surabaya mulai terkuak

DUGAAN penyebab amblesnya Jalan Gubeng di Surabaya mulai terkuak. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan amblesnya jalan disebabkan oleh ...