Rabu, 24 Januari 2018 | 06.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

IMG-28754

Acara diskusi Jejak Pelacur Arab di FIS UINSU. FOTO : Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Penyelenggaraan seminar bertajuk “Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur’an” yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan MUI. 

MUI pun mendesak pihak kampus UIN Sumatera Utara itu meminta maaf kepada umat Islam serta akan menegur.

“MUI sangat menyesalkan dengan sangat seminar yang diselenggarakan oleh UIN Sumatera Utara dalam rangka Dies Natalis ke-44,” kata Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/12). 

Anwar mengatakan, judul seminar tersebut sangat tendensius dan merendahkan kitab suci umat Islam. 

Untuk itu, dia mendesak adanya permohonan maaf secara terbuka dari penyelenggara terutama kepada umat Islam Indonesia. 

Permohonan maaf akan mencegah persoalan itu meluas dan berkembang ka arah yang tidak diinginkan serta mendorong terjaganya keamanan dan tidak terjadi kegaduhan,” ujarnya. 

Anwar mengatakan, pihaknya mengimbau semua pihak untuk dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak diinginkan dan menyerahkan penyelesaian masalah kepada pihak terkait. 

Dia juga meminta Kementerian Agama agar mengambil langkah-langkah cepat dan tepat agar masalah tersebut tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat dan agar hal serupa tidak terulang lagi.

Sementara itu pihak Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) menyampaikan permohonan maafnya.

Permohonan maaf ini disampaikan Dekan FIS UIN Sumut, Ahmad Qorib, dalam pernyataan tertulisnya yang diterima Selasa (12/12).

Permohonan maaf tertulis itu dibenarkan Wakil Dekan III FIS UIN Sumut, Faisal Hamdani.

Dalam pernyataannya, Ahmad Qorib menyatakan meminta maaf atas kelalaian pimpinan sehingga acara tersebut yang dilaksanakan tanpa menyeleksi materinya.

“Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumut bersikap tegas terhadap kekeliruan topik kontroversial yang disampaikan dan memanggil saudara Yasir Arafat sebagai narasumber untuk memberikan keterangan secara tertulis dari materi yang disampaikan,” ujar Qorib.

Selain itu, kata Qorib, pihaknya juga memberikan teguran lisan serta meminta Yasir Arafat untuk meminta maaf kepada publik khususnya umat Islam dan memberikan klarifikasi tertulis.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...