Rabu, 24 Januari 2018 | 06.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Delapan pemuda Jatiwaringin divonis bebas

Delapan pemuda Jatiwaringin divonis bebas

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 14 Desember 2017 - 19:30 WIB

IMG-28826

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi yang menjadi terdakwa ata dugaan pembunuhan geng motor di vonis bebas dalam sidang vonis di PN Jakarta Timur, Kamis (14/12). FOTO: KiniNews/Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis bebas delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, yang didakwa melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang remaja, yang diduga anggota geng motor, Kamis (14/12) siang.

Majelis hakim menilai para terdakwa terbukti melakukan pembunuhan yang terjadi dalam bentrok geng motor dengan warga Jatiwaringin.

Ketua majelis hakim Dwi Haryono dalam putusannya mengatakan tidak ada saksi yang melihat mereka melakukan perbuatan itu.

Barang bukti yang diajukan juga tidak bisa menunjukan jika para pemuda itu adalah para pengeroyok.

“Mereka terbukti mengalami penganiayaan di kepolisian sehingga terpaksa mengakui perbuatan yang tidak mereka lakukan,” ujar Hakim Dwi dalam amar putusannya.

Vonis bebas ini sontak membuat para terdakwa menangis dan langsung melakukan sujud syukur. Mereka lantas berpelukan dengan keluarga mereka yang tak kalah bahagianya.

“Kami bersyukur dengan keputusan ini. Keadilan masih tegak di bumi Pertiwi,” kata Noor Syamsi, orang tua terdakwa Adnan.

Kuasa hukum para terdakwa, Riesqi Rahmadiansyah, mengatakan akan melakukan gugatan ganti rugi.

“Setelah inkrah kami akan mengajukan tuntutan itu, karena menyangkut hilangnya masa depan delapan pemuda Jatiwaringin,” kata Riesqi.

Riesqi mengatakan akan berupaya bersama keluarga korban berupaya untuk bersama sama mencari pelaku pembunuhan sebenarnya.

“Mereka juga membutuhkan keadilan. Kami tak ingin pelaku sebenarnya bebas berkeliaran,” kata Riesqi.

Sementara itu, JPU Teguh Harianto menyatakan akan melakukan kasasi atas putusan tersebut.

Putusan itu jauh dari tuntutannya lima tahun penjara. Upaya kasasi ini dilakukan untuk membuktikan jika kedelapan pemuda itu adalah pelakunya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...