Jumat, 19 Januari 2018 | 14.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Depak Demiz di Jabar, PKS usung Benny K Harman di NTT

Depak Demiz di Jabar, PKS usung Benny K Harman di NTT

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 27 Desember 2017 - 17:41 WIB

IMG-29156

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyalami bakal calon gubernur Jawa Barat Mayjen (Purn) Sudrajat-Ahmad Syaikhu di kantor DPP PKS, Rabu (27/12). FOTO: Humas PKS.

Jakarta, kini.co.id – Presiden PKS Shohibul Iman mengatakan partainya resmi berkoalisi dengan Gerindra dan PAN mengusung sejumlah nama dalam Pilkada 2018.

“Pertama di Jawa Barat, pasangan Mayjen (Purn) Sudrajat sebagai gubernur dan Ahmad Syaikhu sebagai calon wakil gubernur,” kata Shohibul Iman di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (27/12).

Dikatakannya, koalisi PKS, PAN dan Gerindra menguasai 27 kursi di DPRD Jawa Barat dan telah memenuhi syarat untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur, dengan rincian Gerindra 11 kursi, PKS 12 kursi, dan PAN 4 kursi. Syarat pencalonan Gubernur adalah 20 kursi.

Sebelum resmi memberi dukungan ke Sudrajat, PKS telah menyatakan akan mengusung Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu bersama Partai Demokrat.

Terkait hal itu, Shohibul meminta maaf kepada Partai Demokrat dan Deddy Mizwar.

“Terima kasih kepada Partai Demokrat, Deddy Mizwar, kami tidak bisa bersama,” kata Shohibul.

Shohibul mengaku telah berdiskusi dengan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Amir Syamsuddin berkaitan dengan pengalihan dukungan itu. 

Kendati gagal bersama dengan Demokrat di Pilgub Jabar, kata Shohibul, PKS akan berkoalisi dengan Demokrat di Pilgub Nusa Tenggara Timur (NTT)  dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

“Benny Kabur Harman di NTT adalah kader Demokrat, di NTB cagub Zulkiflimansyah, dan cawagub Siti Rohmi, kakak kandung Tuan Guru Bajang, tokoh demokrat,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga meminta maaf kepada sejumlah kader Gerindra bila keputusan partai dianggap mengecewakan karena tidak mengusung kader sendiri di pemilihan kepala daerah.

“Kami belajar demokrasi. Demokrasi tidak mudah, kita harus kompromi kadang kita mengecewakan kader-kader sendiri,” kata dia.

Prabowo mengaku banyak pihak yang kecewa dengan pilihan partai.

“Saya memakai kesempatan ini untuk minta maaf kami terpaksa ambil keputusan yang terbaik dari yang mungkin, mungkin mengecewakan banyak pihak. Ada yang tidak puas dengan Gerindra,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut koalisi PKS, Gerindra dan PAN mengumumkan pasangan Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah diusung dalam Pilgub Sumut.

Pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi di Pilgub Kalimantan Selatan, kemudian pasangan Muhamad Kasuba- Majid Husen di Pilgub Maluku Utara.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...