Senin, 22 Januari 2018 | 03.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Belasan bank lirik kredit sindikasi di proyek LRT

Belasan bank lirik kredit sindikasi di proyek LRT

Kamis, 28 Desember 2017 - 10:30 WIB

IMG-29170

Proyek pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT). FOTO: KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Sejumlah proyek infrastruktur masih menjadi incaran perbankan untuk menyalurkan kredit. Salah satunya, proyek infrastruktur milik pemerintah yang menjadi target perbankan adalah pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT).

Mereka antre menawarkan kredit untuk proyek LRT. Rencananya, akan ada 12 bank yang berpartisipasi pada pembiayaan kredit sindikasi LRT.

Awalnya, pemerintah hanya menggandeng lima bank yang terdiri dari tiga bank BUMN dan dua bank swasta.

Direktur Perbankan Korporasi PT Bank Mandiri Tbk Royke Tumilaar mengatakan, proyek kredit sindikasi LRT Jabodetabek ini akan diikuti oleh 12 bank.

“Ada tambahan dari bank asing dan juga Bank Pembangunan Daerah (BPD),” kata Royke di Jakarta, Rabu (27/12).

Ke 12 bank yang ikut dalam proyek kredit sindikasi itu diantaranya adalah Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Bank CIMB Niaga, Bank of Tokyo Mitsubishi, Shinhan Bank Indonesia, Bank Hana, Bank Mega dan Bank DKI Jakarta.

Selain itu, Sarana Multi Infrastruktur (SMI) juga terlibat di proyek ini.

Lembaga keuangan tersebut akan memberikan kredit sindikasi sebesar Rp 18,1 triliun untuk pembiayaan proyek LRT, atau 62% dari kebutuhan dana. Adapun, total nilai proyek kereta ringan ini sebesar Rp 29,9 triliun.

Jika tidak ada aral melintang, penandatangan proyek sindikasi ini akan dilakukan pada Jumat besok (29/12) seperti dilansir kontan.

Bank Mandiri merupakan penyumbang terbesar sindikasi LRT ini dengan kredit Rp 3,5 triliun. Diikuti BNI, BRI, BCA, BNI dan Bank CIMB Niaga masing-masing Rp 2,7 triliun. Sedangkan, SMI menyumbang Rp 1,9 triliun.

Direktur BNI Putrama Wahyu Setiawan mengatakan, penambahan anggota sindikasi LRT ini karena bank swasta melihat secara komersial perhitungan bisnis proyek ini masih bagus.

Sementara Direktur Bank CIMB Niaga John Simon menuturkan, pihaknya akan berkomitmen untuk menyalurkan sindikasi LRT Jabodetabek Rp 2,7 triliun.

“Kami salah satu arranger dan bookrunnersindikasi ini,” ungkapnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...