Jumat, 19 Januari 2018 | 14.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Innalillahi! Kekerasan Seksual Pada Anak Didominasi Sodomi

Innalillahi! Kekerasan Seksual Pada Anak Didominasi Sodomi

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 29 Desember 2017 - 09:20 WIB

IMG-29195

Ilustrasi

JAKARTA, kini.co.id – Kekerasan seksual terhadap anak masih terus terjadi dan menimpa anak Indonesia. Bahkan jumlah kekerasan terhadap anak selama 2017 masih didominasi dengan kekerasan seksual.

Berdasarkan data Catatan Akhir Tahun Komnas Perlindungan Anak (Komnas Anak) yang diterima Kini.co.id, Jumat (29/12/2017) terjadi 1.424 atau 52 persen kekerasan seksual terhadap anak. Sementara kekerasan fisik sebanyak 825 kasus atau 30 persen. Sedangkan kekerasan psikis sebanyak 477 kasus atau 17 persen dan kekerasan lain 11 kasus atau 1 persen.

“Itu berdasarkan laporan yang masuk ke kita di Komnas Perlindungan Anak. Untuk keseluruhan kasus ada 2.737. Jumlah ini sudah menurun dari sebelumnya di tahun 2016 ada 3.339 kasus,” jelas Ketum Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait didampingi Sekretaris Dhanang Sasongko.

Selain itu, korban kekerasan seksual terhadap anak didominasi oleh anak laki-laki 1.698 orang atau 59 persen. Sementara korban anak perempuan hanya 40 persen atau 1.131 orang. Korban juga didominasi anak berusia 6-12 tahun atau setingkat TK/SD.

Mirisnya kejahatan seksual juga kebanyakan perilaku sodomi yakni 771 kasus atau 54 persen. Sedangkan pencabulan 511 kasus atau 36 persen, perkosaan 122 kasus atau 9 persen dan incest (seks sedarah) 20 kasus atau 1 persen.

Adapun lokasi kekerasan kebanyakan terjadi di masyarakat sebanyak 70 persen, kemudian di sekolah 20 persen dan di rumah 10 persen.

Kekerasa terhadap anak tentu menimbulkan dampak secara fisik dan mental pada korbannya. Sebanyak 2.243 korban mengalami trauma, 217 meninggal dunia, 161 luka berat, 50 luka ringan, dan 66 berdampak lainnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...