Senin, 22 Januari 2018 | 03.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Hingga Akhir 2017, Pertumbuhan Kredit Diperkirakan Capai 9 Persen

Hingga Akhir 2017, Pertumbuhan Kredit Diperkirakan Capai 9 Persen

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 29 Desember 2017 - 16:05 WIB

IMG-29212

Ilustrasi.

Medan, kini.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 memperkirakan pertumbuhan kredit hingga akhir 2017 ini mencapai 7-9 persen.

Hal itu didukung dari perkembangan sektor perbankan yang baik dan juga oenyaluran kredit oleh Bank yang diawasi OJK.

Kepala OJK KR 5 Sumbagut, Lukdir Gultom menyampaikan stabilitas sektor jasa keuangan selama 2017 secara nasional didukung oleh permodalan yang tinggi dan likuiditas yang memadai untuk mengantisipasi risiko dan mendukung ekspansi usaha.

“Data OJK menunjukkan, sampai Nopember CAR perbankan sebesar 23,54% (batas minimum 8%) dengan tier 1 Capital 21,74%. Risk based capital (RBC minimum 120%) asuransi umum dan asuransi jiwa masing-masing tercatat sebesar 310% dan 492%,” katanya lewat keterangan tertulis yang diterima Kini.co.id, Jumat (29/12/2017).

Selain itu, lanjutnya, likuiditas pasar juga terlihat memadai dengan Excess reserve perbankan per 13 Desember 2017 sebesar Rp644,95 triliun, rasio alat likuid per non-core deposit dan rasio alat likuid per DPK masing-masing sebesar 101,75% dan 21,44%.

Sementara net inflow di pasar modal domestik untuk posisi s.d. 19 Desember 2017 sebesar Rp129,3 triliun, terutama berasal dari pasar SBN.

“Kinerja intermediasi sektor jasa keuangan juga berada pada level positif, terutama didukung oleh penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai Rp257,02 triliun, melebihi target tahun 2017 sebesar Rp217,02 triliun,” katanya.

Lukdir mengatakan intermediasi perbankan sudah mulai tumbuh ditunjukkan angka kredit perbankan s.d. akhir November 2017 telah meningkat sebesar Rp228 triliun, sehingga total kredit perbankan mencapai Rp4.605 triliun atau tumbuh sebesar 7,47% yoy.

OJK memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan hingga akhir 2017 berada di kisaran 7-9%.

Deviasi pertumbuhan kredit perbankan dibandingkan dengan target Rencana Bisnis Bank 2017 sebesar 11,86% (yoy) disebabkan oleh konsolidasi yang dilakukan oleh perbankan nasional sehubungan dengan risiko kredit termasuk melalui hapus buku terhadap kredit  bermasalah terutama  untuk segmen kredit berbasis komoditas beserta turunannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...