Jumat, 19 Januari 2018 | 14.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Jokowi apresiasi IHSG catat rekor baru di akhir 2017

Jokowi apresiasi IHSG catat rekor baru di akhir 2017

Jumat, 29 Desember 2017 - 22:16 WIB

IMG-29223

Presiden Jokowi dalam Penutupan Perdagangan Tahun 2017 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (29/12). FOTO: Antara.

Jakarta, kini.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor baru di penghujung 2017. Pada hari perdagangan terakhir di 2017 yang jatuh pada Jumat (29/12).

IHSG ditutup menguat 41,6 poin (0,65 persen) ke level 6.355 setelah bergerak secara fluktuatif di kisaran 6.321-6.368.

Presiden Jokowi mengapresiasi capaian yang menurutnya berada di luar perkiraan dalam Penutupan Perdagangan Tahun 2017 di Bursa Efek Indonesia.

“Angka ini di luar perkiraan kita. Dulu banyak yang bilang, bisa 6.000 sudah untung. Kerja keras dari BEI (Bursa Efek Indonesia) patut diapresiasi dan disyukuri,” kata Jokowi di Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (29/12) sore.

Kenaikan sebesar 20,47 persen dari IHSG yang dibuka di awal tahun pada level 5.275 dan ditutup hari ini di angka 6.355 dianggap Jokowi sebagai capaian yang baik.

Peningkatan yang mencapai double digit itu pun dipuji Jokowi karena berhasil menorehkan rekor di tengah sejumlah prediksi yang membuat khawatir.

“Makanya jangan keseringan baca di media sosial analisis yang kadang nggak ngerti sumbernya dari mana. Jangan takut, risiko selalu ada, tapi itulah peluangnya,” ucap Jokowi lagi. 

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada peningkatan jumlah investor sebanyak 44 persen dalam dua tahun terakhir. Dengan demikian, jumlah investor di BEI kini menjadi 1,12 juta. Peningkatan tersebut rupanya diikuti juga kenaikan nilai investasi dari investor domestik yang mencapai Rp340 triliun pada 2017. BEI juga mengklaim para investor asing masih tertarik menempatkan investasinya di Indonesia. 

“Investor asing juga memanfaatkan keadaan, dari investasi Rp1.691 triliun di 2016 menjadi Rp1.958 triliun di 2017. Itu pun setelah mereka jual Rp40 triliun atau 13 persen dari gain yang mereka peroleh,” ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio.

Lebih lanjut, BEI menyebutkan ada 37 perusahaan yang telah melakukan pencatatan perdana saham (initial public offering/IPO) di sepanjang tahun ini. Adapun angka tersebut diklaim tertinggi di BEI sejak 1994. Dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara pun, jumlah perusahaan yang IPO itu adalah yang terbanyak.

Survei AC Nielsen pun menunjukkan bahwa peningkatan literasi pasar modal di tahun ini meningkat dari yang tadinya 4,3 persen di 2016 menjadi 15 persen.

Aktivitas perdagangan di BEI pun dilaporkan mengalami peningkatan pada tahun ini.

Kenaikan frekuensi perdagangan itu tumbuh hampir 20 persen, serta mampu menghimpun dana dengan nilai tertinggi sepanjang sejarah, yakni Rp802 triliun yang berasal dari IPO, penerbitan penambahan saham baru, konversi waran, sekuritisasi aset dan penerbitan obligasi pemerintah, baik BUMN (Badan Usaha Milik Negara) maupun swasta.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...