Jumat, 19 Januari 2018 | 14.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kutip berita singgung PDIP berbau SARA, blogger di Medan dilaporkan ke polisi

Kutip berita singgung PDIP berbau SARA, blogger di Medan dilaporkan ke polisi

Minggu, 31 Desember 2017 - 16:59 WIB

IMG-29239

Ilustrasi bendera PDIP.

Jakarta, kini.co.id – Jhon Kenedy Sinaga, pengelola bloger Harokah.com, warga Tembung Medan, Sumatera Utara dipolisikan setelah mengutip pernyataan Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Ustadz Irfan S Awwas yang menyerukan umat Islam di Partai Demokrasai Indonesia Perjuangan (PDIP) keluar dari partai berlambang moncong putih tersebut.

John diperkarakan ke pihak kepolisian oleh politisi PDIP terkait unggahan berjudul “Umat Islam yang Ada di PDIP Dihimbau Keluar”. Berita berisi imbauan pimpinan MMI itu dikutipnya dari situs Panjimas.com.

Sektretaris Pusat Advokasi dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Indonesia, Khoirul Anwar Hasibuan yang turut mendampingi Jhon mengungkapkan kliennya dilaporkan oleh salah satu politisi PDIP atas nama partainya.

John dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian atau hatespeech yang diatur dalam UU ITE.

“Jhon ini dikenakan pasal yang berkaitan dengan ujaran kebencian dan juga tentang pencemaran nama baik,” ungkap Khoirul, Sabtu (30/12).

Khoirul menjelaskan kasus yang menimpa kliennya bermula saat Jhon mengutip berita tentang imbauan Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin Ustadz Irfan S Awwas yang meminta setiap yang mengaku muslim untuk segera hengkang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). John mengutip berita tersebut dari Panjimas.com.

Aparat kepolisian dari Mabes Polri langsung mendatangi rumah Jhon yang berada di Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan pada Ahad (24/12) lalu pukul 2 dini hari untuk melakukan penangkapan.

Namun, saat itu sempat terjadi keributan antara polisi dan warga karena masyarakat sekitar melakukan pembelaan terhadap Jhon.

“Maka polisi pun mengurungkan niatnya dan meminta Jhon untuk datang ke Polsek terdekat pada pukul 10, Ahad Pagi,” ujar Khoirul.

Karena tidak ada pendampingan dari Kuasa hukum, lanjut Khoirul, Jhon pun enggan mendatangi Polsek pada Ahad pukul 10.00, seperti yang diperintahkan polisi. Setelah ada koordinasi antara pihak pengacara dan pihak kepolisian, pemeriksaan Jhon disepakati akan dilakukan pada hari Rabu (27/12) di Jakarta.

Khoirul menambahkan saat akan dilakukan penangkapan terhadap Jhon pada Ahad dini hari, polisi sempat melakukan penyitaan berupa laptop, ponsel dan juga ATM milik Jhon.

“Jhon sudah dilakukan pemeriksaan dan dia tidak ditahan,” imbuhnya.

Pria asal Medan itu dilaporkan atas dugaan pelanggaran pasal 45 Ayat (3) Juncto pasal 27 ayat (3) dan atau pasal 45 A ayat 2 Juncto pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi, dan atau pasal 310 KUHP dan pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik.

Hingga saat ini, lanjut Khoirul, Polisi belum melakukan pemeriksaan lagi setelah, Rabu (28/12) malam di Jakarta.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...