Senin, 22 Januari 2018 | 03.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Merapat ke PDIP, ini alasan Ridwan Kamil

Merapat ke PDIP, ini alasan Ridwan Kamil

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 3 Januari 2018 - 20:24 WIB

IMG-29285

Ridwan Kamil didampingi politisi PDIP, Bambang DAH di DPP PDIP, Rabu (3/1). FOTO : Tirto/Miko

Jakarta, kini.co.id – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendadak mengunjungi kantor DPP PDIP, di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pukul 11.14 WIB, Rabu (3/1). Ia mengaku melakukan pertemuan dengan pengurus DPP PDIP terkait Pilgub Jabar 2018. 

Seperti diketahui DPP PDIP akan mengumumkan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah serta provinsi lainnya, Kamis (4/1) besok.

Kedatangan Ridwan Kamil tidak ditemui Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto karena harus menghadiri agenda lainnya.

Emil ditemui oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Bambang DH dan Ketua DPP PDIP, Andreas Pareira. 

Emil, Andreas dan Bambang bertemu selama lebih kurang 50 menit secara tertutup. Pertemuan ketiganya baru selesai sekitar Pukul 12.15 WIB dan kemudian menggelar konferensi pers.

Dalam kesempatan itu, Emil mengaku kedatangannya ke PDIP merupakan inisiatifnya kembali menjalin silaturahmi dengan partai berlambang banteng tersebut. 

“Setelah itu saya menunggu apakah silaturahmi ini, di awal tahun ini ada respon positif, ada follow up atau tidak, saya serahkan kepada tuan rumah,” kata Emil. 

Meski begitu, Emil membenarkan bahwa kedatangannya dengan harapan dapat mendapatkan dukungan dari PDIP untuk berkontestasi di Pilgub Jabar 2018.

Sebab, menurutnya lebih banyak dukungan akan lebih baik, meskipun formasi utama koalisi PPP, PKB dan Nasdem sudah memiliki bekal dukungan kursi DPRD Jawa Barat yang cukup untuk mengusungnya di Pilgub Jabar 2018. 

“Saya silahturahmi di awal tahun untuk membuka komunikadi dan untuk lebih mencairkan suasana,“ ujar Kang Emil sesuai bertemu dengan para elit DPP PDIP.

Emil menjelaskan, pertemuan dengan para elit PDIP iitu berlangsung dalam suasana santai. Hadir dalam pertemuan itu antara lain Ketua Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Dwi Hartono, dan Djarot Syaiful Hidayat, mantan Gubernur DKI Jakarta.

Materi pembicaraan masih berkisar pada hal-hal yang ringan belum menyangkut soal dukungan PDIP bagi dirinya.

“Pembicaraannya antara lain, saya minta masukan, minta pendapat bagaimana membangun Jabar lebih baik,” ucap Wali Kota Bandung ini.

Emil menepis dugaan kehadirannya ke kantor PDIP karena terjadi perpecahan di koalisi parpol pendukungnya.

Dia memastikan, PPP, PKB, Nasdem dan Hanura masih tetap kompak menyokongnya. “Per hari ini koalisi masih solid,” ujarnya.

Parpol koalisi, kata dia, tinggal menyepakati calon wakil gubernur yang akan mendampinginya dalam Pilgub 2018.

Terkait hal tersebut, Emil kembali menegaskan, dirinya siap dipasangkan dengan siapa saja yang diputuskan oleh partai koalisi.

“Soal wakil gubernur, saya serahkan ke koalisi. Saya penganten yang siap dijodohkan dengan siapapun. Saya belajar mencintai dengan cepat dan mudah,” ucap dia.

Ketua bidang pemenangan Pemilu PDIP Bambang DH menyatakan, dirinya belum bisa memastikan apakah partainya akan mendukung Ridwan Kamil atau tidak.

Hasil pertemuan hari ini dengan Ridwan Kamil akan dibawa ke rapat pleno.

“Nanti plenolah yang akan memperdebatkan, mendiskusikan, sampai akhirnya mengambil keputusan,” ujarnya.

Bambang juga mengatakan dirinya punya kedekatan secara pribadi dengan Ridwan Kamil ketika dirinya menjadi Wali Kota Surabaya.

“Kebetulan dia pernah menjadi konsultan saya di Surabaya, beliau urban planner yang punya reputasi bagus, maka saya hire sebagai konsultan,” ujarnya.

Selain berkunjung ke kantor PDIP, rencananya Kang Emil juga akan bersilahturahmi dengan petinggi PPP, PKB, Nasdem, dan Hanura.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...