Jumat, 19 Januari 2018 | 14.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Kepala BSSN Dianggap Tidak Mengerti Arti Hoax

Kepala BSSN Dianggap Tidak Mengerti Arti Hoax

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 4 Januari 2018 - 08:47 WIB

IMG-29291

Mayor Jenderal (Purn) Djoko Setiadi dilantik sebagai Kepala Badan Sandi Negara dan Diberi, Rabu (3/1) di Istana. FOTO: Antara.

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menilai, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen (Purn) Djoko Setiadi keliru dalam mengeluarkan pernyataan terkait hoaks. Bahkan, Djoko dianggap tak memahami pengertian berita bohong.

Menurutnya, hoaks tak bisa dimaknai secara positif. Sebab, sejatinya pengertian informasi fiktif sudah negatif, lantaran bersifat fitnah, memutarbalikan fakta, dan pencemaran nama baik.

“Jadi, bagaimana mungkin hoax bisa diartikan positif? Agar dipahami oleh kepala BSSN, bahwa hoax itu bukan kritik. Jadi, tidak ada hoax yang membangun,” ujarnya di Jakarta, Rabu (3/1) malam.

Karenanya, Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat ini menyarankan, Djoko sebaiknya banyak membaca regulasi terkait dengan penanganan pelaku kejahatan cyber. Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), misalnya.

“Selain itu, sebagai pejabat negara, Djoko Setiadi sebaiknya tidak asal bicara pada publik, sebelum memahami akar persoalan,” tuntas Kang TB, sapaannya, yang juga mantan Sesmil Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ini.

Djoko sebelumnya menilai, tak semua berita hoak memiliki unsur negatif. Baginya, berita palsu yang positif, adalah yang bersifat membangun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...