Senin, 22 Januari 2018 | 03.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Irjen Safaruddin bantah tudingan Partai Demokrat

Irjen Safaruddin bantah tudingan Partai Demokrat

Reporter : Yudi Andriansyah | Kamis, 4 Januari 2018 - 17:59 WIB

IMG-29315

Kapolda Kalimantan Timur Inspektur Jenderal Safaruddin. FOTO: Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Kapolda Kalimantan Timur Inspektur Jenderal Safaruddin membantah tegas tudingan Partai Demokrat yang disebut melakukan kriminalisasi terhadap Syaharie Jaang, calon gubernur dalam ajang Pilgub Kaltim yang diusung Demokrat.

Menurut Safaruddin pemeriksaan terhadap Syaharie adalah sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan dan pencucian uang dalam izin pengelolaan lahan parkir di Pelabuhan Terminal Peti Kemas, Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur merupakan penyelidikan baru sebagai atas fakta persidangan dari tersangka sebelumnya.

“Ini kasus lama, masalah yang diungkap saber pungli (sapu bersih pungutan liar). Ini kan baru selesai sidang, fakta-fakta persidangan itu dijadikan bahan untuk dilakukan penyelidikan,” kilah Safaruddin kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/1).

Safaruddin juga membantah tuduhan partai Demokrat jika dirinya pernah memaksa Syaharie agar mau menjadikan dirinya sebagai bakal calon wakil gubernur di Pilkada Kalimantan Timur 2018.

“Kalau memaksa, apa kalimat saya? Terus di mana tempatnya dan harinya? Tidak ada,” tegas Safaruddin.

Jenderal bintang dua itu mengaku terakhir bertemu dengan Syaharie pada 28 November dan lalu kembali menghubungi Syaharie pada 25 Desember melalui telepon.

Saat itu Safaruddin mengaku memang dia sempat menyampaikan bila kemungkinan dirinya berduet dengan Syaharie sulit terwujud bila tidak segera ada kepastian.

Mereka tidak bisa lagi sama-sama karena langkahnya pada Pilgub Kalimantan Timur 2018 tergantung dukungan PDIP.

Diberitakan sebelumnya Sekjen Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan mengungkapkan Partai Demokrat merasa diperlakukan tidak adil terkait pemilihan kepala daerah (pilkada), dimana sejumlah kadernya mulai dari DKI Jakarta, Papua dan Kalimatan yang diduga digembosi oleh institusi negara.

Kali ini, Demokrat menilai terjadi indikasi kriminalisasi terhadap Syaharie Jaang, calon gubernur (cagub) Kalimantan Timur (Kaltim) yang diusung Demokrat.

Syaharie dipanggil oleh parpol tertentu sampai delapan kali dan diminta agar berpasangan dengan Kapolda Kaltim, Inspektur Safaruddin dan membatalkan Rizal sebagai cawagubnya. Bila tidak dipenuhi, parpol tersebut menurut Hinca mengancam akan mengkriminalisasikan Syaharie. 

Kapolda Kaltim Safaruddin menurut Hinca sempat menelepon langsung kepada Syaharie pada 25 Desember 2017 guna meminta yang bersangkutan bersedia berpasangan dengannya. 

“Karena beliau (Sjaharie) menjawab tidak mungkin, sehari setelah penolakan itu Syaharie dilaporkan ke Bareskrim atas kasus pemerasan dan pencucian uang. Lalu, tanggal 27 Desember 2017 surat pemeriksaan kepada Syaharie sudah keluar. Padahal kasus ini sudah diputus di pengadilan dan Syaharie bebas,” beber Sekjen Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan usai menggelar rapat harian di Kantor DPP Demokrat, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (3/1) malam.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...