Jumat, 19 Januari 2018 | 14.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Video Mesum Bocah Beredar, DPR: Ayo Jaga Anak Kita

Video Mesum Bocah Beredar, DPR: Ayo Jaga Anak Kita

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 5 Januari 2018 - 10:30 WIB

IMG-29329

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq mengajak seluruh masyarakat mengawasi anak-anak yang ada di lingkungannya.

Pengawasan ini, menurut dia, dapat mencegah anak dari kejahatan dan pelecehan seksual.

“Seluruh organisasi masyarakat Islam dan keluarga-keluarga kita harus mulai melakukan penjagaan dan pengawasan kepada anak-anak kita. Jangan sampai dengan mudah terbuai oleh rayuan setan-setan pornoaksi, seperti dalam berita,” ujar Maman dalam siaran pers yang diterima Kini.co.id , di Jakarta, Jumat (5/1).

Maman menyebut, sebagai anggota komisi VIII DPR dia sangat prihatin atas beredarnya konten video porno yang melibatkan dua anak laki-laki di bawah umur. Konten tersebut bahkan menjelaskan bahwa eksploitasi terhadap anak-anak di bawah umur sangat rentan terjadi.

“Itu artinya pornografi dan pornoaksi sudah menjadi persoalan yang begitu kompleks dan sulit,” katanya.

Lulusan Pondok Pesantren Al Mizan Majalengka ini juga meminta agar aparat penegak hukum untuk menangkap pembuat dan penyebar video tersebut. “Dua orang dewasa itu, merekam dan juga perempuan yang menjadi modelnya harus dihukum. Karena mereka jelas melakukan eksploitasi terhadap anak-anak kecil di bawah umur,” jelas Maman.

Seperti diketahui, beredarnya video tak senonoh diduga dibuat di Bandung, Jawa Barat menggemparkan masyarakat. Ironisnya, video tersebut diperankan oleh anak laki-laki di bawah umur bersama dengan wanita dewasa.

Video dengan durasi satu jam tersebut diduga direkam oleh seorang pria. Karena pria tersebut sempat memberikan arahan kepada para ‘pemain’ adegan itu.

Beredarnya video ini menggemparkan warganet, dan menuai banyak komentar. Mereka menduga dari logat wanita dalam video, mereka berasal dari Bandung.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...