Jumat, 19 Januari 2018 | 14.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Video Mesum Bocah, Arist Merdeka Desak Polisi Berlakukan Hukuman Kebiri

Video Mesum Bocah, Arist Merdeka Desak Polisi Berlakukan Hukuman Kebiri

Reporter : Yudi | Jumat, 5 Januari 2018 - 12:34 WIB

IMG-29331

Arist Merdeka Sirait. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Masyarakat mendadak dibuat miris oleh video mesum anak seusia SD beradegan dewasa dengan perempuan dewasa.

Adegan itu bahkan juga diarahkan oleh juru kamera yang juga orang dewasa dengan dialek Sunda.

Menyikapi video ini, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mendesak pemerintah segera menangkap pelaku yang dinilai memanfaatkan anak-anak di bawah umur untuk kegiatan bejat.

(Baca juga: Tim Gabungan Polda Jabar Buru Pelaku Video Mesum Anak-Wanita Dewasa)

Ia pun mendesak polisi memberlakukan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 yang sebelumnya dikenal dengan Perppu Kebiri, untuk menjerat para pelaku yang terlibat dalam pembuatan video mesum tersebut.

Sebab, ia menduga video itu dibuat jaringan perdagangan manusia yang memanfaatkan anak-anak di bawah umur.

“Ini bukan video yang dibuat iseng semata. Tapi saya duga ini dibuat sindikat perdagangan manusia yang memanfaatkan anak-anak dan gadis dewasa,” katanya.

Arist juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan video yang telanjur viral di masyarakat.

“Untuk masyarakat, agar jangan lagi menyebarkan video mesum tersebut. Saya ingatkan ada ancaman pidananya,” kata dia.

Dalam video yang berdurasi 1 jam itu terlihat bagaimana sang anak datang bersama wanita ke sebuah hotel lalu diberi mainan, ditawari makanan dan lainnya.

Di akhir video, sang anak dan satu anak lain mulai beradegan dewasa dengan wanita itu dengan gaya doggy style sambil tertawa malu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...