Senin, 22 Januari 2018 | 03.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kasad tak persoalkan Edy kenakan atribut Partai

Kasad tak persoalkan Edy kenakan atribut Partai

Jumat, 5 Januari 2018 - 17:16 WIB

IMG-29342

Edy Rahmayadi bersama pasangan calon gubernur di acara konsolidasi PKS. FOTO: Antara.

Jakarta, kini.co.id – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono tidak mempersoalkan Letjen TNI Edy Rahmayadi menggunakan jas PKS saat acara konsolidasi dan ikrar para calon kepala daerah yang diusung PKS karena yang bersangkutan sudah mengajukan pensiun dini.

“Apa yang dilakukan Edy dengan hadir di acara itu dengan jas PKS bukan masalah. Dia aktif di politik kalau dia sudah mengajukan itu (pengunduran diri). Tidak ada masalah,” kata Mulyono usai menghadiri Perayaan Natal Mabesad di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (5/1).

Lantaran, lanjut dia, Edy Rahmayadi yang dicopot sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad) itu sudah mengundurkan diri alias mengajukan pensiun dini.

Mantan Pangkostrad ini menjelaskan, meski Surat Keputusan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto terkait pencopotan Edy sebagai Pangkostrad baru keluar pada Kamis (4/1), namun secara resmi Edy sudah mengajukan pengunduran diri sehingga secara ketentuan sudah tidak ada masalah Edy langsung terlibat di kegiatan maupun mengenakan atribut politik.

“Yang penting kan sudah mengundurkan diri, sudah, dalam ketentuannya boleh,” ujarnya.

Pergantian Pangkostrad Dalam kesempatan itu, Kasad menegaskan tak ada motif lain di balik dipilihnya Letjen TNI Agus Kriswanto menggantikan Edy Rahmayadi karena proses pergantian jabatan tersebut sesuai dengan kepentingan organisasi di tubuh TNI.

Ia menyatakan, Agus merupakan sosok yang dibutuhkan dalam organisasi. Kepribadiannya pun baik.

Mulyono menyebut prestasi Agus Kriswanto sudah bagus, apalagi saat ini sudah mencapai bintang tiga. Sehingga, yang bersangkutan meyakinkan untuk diandalkan dalam memajukan Kostrad.

“Sampai bintang tiga berarti hebat dia. Kalau bintang empat enggak bisa dia, karena mau pensiun. Tapi selagi masih aktif, prestasinya bagus, insya Allah bisa diandalkan untuk majukan Kostrad,” tutur Mulyono.

Dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/12/I/2018 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI yang ditandatangani Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kamis (4/1), total ada 20 perwira TNI yang dimutasi, salah satunya Edy Rahmayadi.

Jenderal bintang tiga itu resmi dicopot dari jabatannya sebagai Pangkostrad dan digeser menjadi perwira tinggi Mabes TNI AD. Jabatan baru itu resmi disandang sejak surat keputusan tersebut diterbitkan.

Posisi Edy sebagai Pangkostrad digantikan oleh Letnan Jenderal Agus Kriswanto yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AD (Dankodiklatad).

Edy Rahmayadi akan maju dalam Pilkada Sumut berpasangan dengan Musa Rajekshah alias Ijeck, yang diusung oleh dari Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Terbaru Edy juga mendapatkan rekomendasi dari Partai Golkar. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...