Senin, 22 Januari 2018 | 03.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Golkar resmi berikan SK dukungan di Pilgub Jabar, Jatim, hingga Sumut

Golkar resmi berikan SK dukungan di Pilgub Jabar, Jatim, hingga Sumut

Jumat, 5 Januari 2018 - 18:54 WIB

IMG-29350

DPP Partai Golkar menyerahkan SK dukungan kepada sejumlah bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur di Pilkada serentak 2018, Jumat (5/1) di DPP Partai Golkar. FOTO: KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Partai Golongan Karya (Golkar) resmi memberikan surat keputusan dukungannya kepada sejumlah calon pasangan kepala daerah yang akan diusung di Pilkada 2018.

Penyerahan surat rekomendasi dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Partai Airlangga Hartarto, di DPP Partai Golkar, Jumat (5/1).

Sejumlah pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada satu persatu diminta naik ke atas podium. Mereka di antaranya, pasangan calon Gubernur Sumatera Utara Letjen Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck), calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid dan Andi Aziz Qahhar Mudzakkar.

Selanjutnya, calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Dodi Reza Alex Noerdin dan Giri Tamanda Kiemas.

Kemudian calon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar. Namun belum diketahui siapa cagub dan cawagubnya.

SK juga diberikan kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta, calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Lukas Enembe dan Klemen Tinal.

Untuk Pilkada Kabupaten, SK diberikan secara simbolis kepada calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko dan Mundjidah Wahab. Sementara, SK untuk Pilwakot diwakili oleh Calon Wali kota dan Wakil Wali kota Bogor Bima Arya dan Dedie A Rachim.

Ketua Tim Pilkada Pusat Nurdin Halid mengatakan, semua pasangan calon yang diusung di Pilkada diputuskan dengan cara musyawarah mufakat. Proses penetapan pasangan calon kepala daerah juga telah sesuai prosedur petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis Partai Golkar.

“Tak ada satu calon pun ditetapkan dengan voting. Musyawarah mufakat di luar tim pilkada pusat. Ini tertib dlakukan,” ujarnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...