Jumat, 19 Januari 2018 | 13.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kapolri mutasi tiga jenderal yang ikut Pilkada 2018

Kapolri mutasi tiga jenderal yang ikut Pilkada 2018

Jumat, 5 Januari 2018 - 21:34 WIB

IMG-29356

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. FOTO: Antara/Wahyu Putro A.

Jakarta, kini.co.id – Tiga jenderal kepolisian dimutasi oleh Kapolri Tito Karnavian karena ingin mengikuti Pilkada serentak 2018.

Ketiga jenderal itu adalah Kapolda Kalimantan Timur Inspektur Jenderal Safaruddin, Wakalemdiklat Inspektur Jenderal Anton Charliyan dan Dankorbrimob Inspektur Jenderal Murad Ismail.

Dalam Surat Telegram Nomor ST/16/I/2018 tertanggal 5 Januari 2018, ada sekitar 113 anggota Polri yang dimutasi. Dari ratusan nama itu, tiga nama jenderal akan dinonaktifkan karena ingin maju dalam Pilkada Serentak 2018. 

“Iya benar. Surat telegram ini untuk menindaklanjuti beberapa personel Polri yang ikut dalam kontestasi Pilkada tahun ini sehingga dimutasi dari jabatan sebelumnya menjelang proses pengunduran diri,” kata Karopenmas Polri Brigadir Jenderal M Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (5/1).

Kapolda Kalimantan Timur Irjen Safaruddin kini dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka pensiun. Posisi Safaruddin sebelumnya akan diisi oleh Brigjen Priyo Widyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jambi.

Selanjutnya, Wakalemdiklat Irjen Anton Charliyan dimutasi sebagai Anjak Utama Bidang Sespimti Sespim Lemdiklat Polri. Posisi Wakalemdiklat yang ditinggalkan Anton akan digantikan oleh Irjen Sigit Sudarmanto.

Kemudian, Dankorbrimob Polri Irjen Murad Ismail dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobile Korbrimob Polri. Posisi Murad diisi oleh Brigjen Rudy Sufahriadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sulteng.

Untuk diketahui, Safaruddin masuk dalam bursa pemilihan Gubernur Kaltim. Safaruddin mengatakan telah berkomunikasi dengan PDIP untuk bisa maju dalam Pilgub Kaltim 2018.

Sementara Irjen Anton, disebut akan mengikuti bursa Pilgub Jawa Barat. Sementara Irjen Murad, akan mengikuti Pilgub Maluku serta telah diusung PDIP dan NasDem. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...