Jumat, 19 Januari 2018 | 14.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PDI-P belum putuskan pengganti Azwar Anas

PDI-P belum putuskan pengganti Azwar Anas

Minggu, 7 Januari 2018 - 20:58 WIB

IMG-29377

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan, di DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Ahad (7/1). FOTO: Antara/Sigid Kurniawan.

Jakarta, kini.co.id – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan belum memutuskan untuk mencari pengganti Abdullah Azwar Anas sebagai Calon Gubernur Jawa Timur yang mendampingi Calon Gubernur Syaifullah Yusuf untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018.

“Untuk Pilkada Jawa Timur, PDI Perjuangan masih akan melihat suasana kebatinan dari Bapak Azwar Anas,” kata Hasto Kristiyanto di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Ahad (7/1).

Menurut Hasto, PDI Perjuangan tidak mau tergesa-gesa dalam pengambilan keputusan karena masih ada waktu selama tiga hari hingga Rabu 10 Januari 2018 sebagai batas akhir pendaftaran calon peserta Pilkada Serentak.

Rakyat Banyuwangi, dinilainya, masih terus berbondong-bondong memberikan dukungan kepada bupatinya, Abdullah Azwar Anas. 

“Dalam politik nasional, kami tahu iramanya karena PDI Perjuangan sudah sering mengikuti pilkada,” katanya.

Hasto menegaskan, PDI Perjuangan tidak akan membuat keputusan pada hari ini karena masih ada waktu tiga hari lagi ke depan.

Ketika ditanya wartawan, apakah PDI Perjuangan akan tetap mempertahankan Abdullah Azwar Anas, ia pun menjawab bahwa pihaknya masih akan terus mengikuti perkembangan.

“Kita ikuti saja perkembangannya. Politik itu seni sehingga kami harus pandai memainkannya,” katanya.

Pada Sabtu (6/1) beredar kabar, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menemui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang kabarnya melobi untuk menggantikan posisi Abdullah Azwar Anas dalam Pilkada Jatim 2018.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Hasto, dia pun menegaskan, Risma bukannya menolak, tapi berkomitmen untuk membangun Kota Surabaya.

Masyarakat Surabaya juga mencintai Risma, kecuali masyarakat Surabaya menginginkannya maju sebagai calon wakil gubernur,” tegasnya.

Abdullah Azwar Anas pada Sabtu (6/1) mengirimkan surat kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang intinya mengundurkan dari Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, dan mengembalikan mandatnya ke DPP PDI Perjuangan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...