Senin, 22 Januari 2018 | 03.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Marzuki Ali diperiksa sebagai saksi Anang Sugiana

Marzuki Ali diperiksa sebagai saksi Anang Sugiana

Senin, 8 Januari 2018 - 11:39 WIB

IMG-29387

Mantan Ketua DPR, Marzuki Ali di Gedung KPK. FOTO: Antara.

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa mantan Ketua DPR, Marzuki Alie, Senin (8/1).

Politikus Partai Demokrat ini bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek e-KTP untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Dirut PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo.

“(Marzuki Alie) Dipanggil sebagai saksi terkait tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo),” kata Jubir KPK Febri Diansyah, Senin (8/1).

Selain Marzuki, penyidik KPK juga mengagendakan memeriksa dua mantan anggota DPR, yakni Abul Malik Haramain dan Djamal Aziz Attamimi.

Seperti halnya Marzuki Alie, dua politikus itu juga diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan Anang Sugiana.

“Keduanya juga diagendakan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ASS,” kata Febri.

Sementara itu Marzuki terlihat telah tiba di Gedung KPK, Jakarta sekitar pukul 10.10 WIB. Kepada awak media, Marzuki berjanji akan menyampaikan materi pemeriksaan usai diperiksa penyidik.

“Nanti saja ya,” katanya.

Ketiga nama politikus itu sebelumnya disebut sebagai anggota DPR yang turut kecipratan aliran dana dari proyek e-KTP yang menelan anggaran Rp 5,9 triliun.

Dalam surat dakwaan terhadap Irman dan Sugiharto, Marzuki disebut menerima uang senilai Rp 20 miliar, sementara Abdul Malik Haramain dan Djamal Aziz Attamimi‎ senilai US$ 37.000.

Dalam berbagai kesempatan, ketiga politikus itu telah membantah terlibat atau turut menikmati aliran dana dari korupsi yang merugikan negara sekitar Rp 2,3 triliun.

KPK menyangkakan mantan Dirut Quadra Solution, Anang Sugiana melanggar Pasal Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Hingga saat ini berkas Anang terus dilengkapi oleh KPK

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan enam tersangka dalam kasus korupsi e-KTP yakni dua mantan PNS Kemendagri Irman dan Sugiharto yang sudah mendapatkan vonis pengadilan, kemudian pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, Ketua DPR non-aktif Setya Novanto, politikus Partai Golkar Markus Nari, dan pengusaha Anang Sugiana Sudihardjo.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...