Senin, 22 Januari 2018 | 03.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PPP ingin Djarot diduetkan dengan kadernya bukan Sihar

PPP ingin Djarot diduetkan dengan kadernya bukan Sihar

Selasa, 9 Januari 2018 - 00:40 WIB

IMG-29400

Mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. FOTO: Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Pertemuan tertutup bakal calon gubernur Sumut Djarot Saiful Hidayat dengan elit PPP, Senin (8/1) masih buntu.

PPP belum memberikan rekomendasinya terhadap Djarot yang berpasangan dengan Sihar Sitorus Pane.

PPP kabarnya menginginkan kadernya sendiri yang diduetkan dengan Djarot Saeful Hidayat bukan dengan Sihar Sitorus.

Sekjen PPP Arsul Sani membenarkan pertemuan tersebut buntu dan masih belum ada kesepakatan. Bahkan dia menyebut akan ada pembahasan lanjutan bersama elit PDIP.

“Iya masih belum sepakat, kita endapkan dulu, akan kita bicarakan lebih dalam dan tentunya ada pada level DPP PDIP dan PPP,” ujar Arsul di kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (8/1).

Arsul mengatakan pertemuan itu lebih banyak mendengarkan aspirasi dari DPW PPP Sumut.

Hal ini, kata dia merupakan sebuah tradisi dari partainya dalam menentukan calon peserta pilkada yang akan diusung.

Arsul juga tak menampik jika buntunya pertemuan tersebut lantaran posisi bakal calon wakil Djarot.

PPP ingin memasangkan Djarot bersama kadernya Fadly Nurzal.

“Iya (Fadly) itu adalah aspirasi dari struktur partai artinya kalaupun koalisi misalnya sebagai cawagub dari PPP itu kan aspirasi yang harus didengarkan,” ungkapnya.

Jika keinginan PPP tak ditanggapi maka kata Asrul bisa jadi partainya memilih absen alias tidak mengusung calon di Sumut.

Dengan demikian maka sudah hampir dipastikan PDIP yang punya 16 kursi tidak bisa mengusung Djarot maju.

Sementara itu tampak Djarot yang keluar dari kantor DPP PPP yang sebelumnya senyum sumringah sepertinya ditekuk menahan sesuatu.

Apakah karena hasil pertemuan itu buntu dan PPP tidak menginginkan Sihar Sitorus, Djarot pun tampak kecut. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...