Jumat, 19 Januari 2018 | 14.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Maman Imanulhaq tak pernah lapor harta kekayaan ke KPK

Maman Imanulhaq tak pernah lapor harta kekayaan ke KPK

Selasa, 9 Januari 2018 - 13:35 WIB

IMG-29411

Politisi PKB Kiai Maman Imanulhaq. FOTO: Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Bakal calon Bupati Majalengka Kiai Maman Imanulhaq yang juga anggota DPR dari Fraksi PKB itu tidak pernah melaporkan harta kekayaan (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah membenarkan politis PKB itu belum melaporkan harta kekayaan. Febri mengacu kepada aplikasi laporan harta kekayaan milik KPK. 

“Iya tadi aku cek ke LHKPN. Belum ada laporan tersebut,” tutur Febri kepada kini.co.id, Selasa (9/1).

Tak hanya Kiai Maman, Ketua DPRD Majalengka Tarsono D Mardiana yang juga bakal calon wakil bupati pesaingnya dari PDIP hanya satu kali melaporkan kekayaannya saat masih menjabat anggota DPRD, tercatat tahun 2006 harta Tarsono sebesar Rp65 juta.

Berbeda dengan bakal calon Bupati Karna Sobahi yang saat ini menjabat Wakil Bupati Majalengka. Karna tercatat empat kali melaporkan kekayaannya kepada KPK, terakhir melaporkan harta kekayaannya ke KPK pada 13 Mei 2014.

Tercatat total harta mantan Kadisdukcapil Majalengka itu naik dari Rp1,27 miliar menjadi Rp2,60 miliar, terdiri dari tanah dan bangunan yang tersebar di 8 titik baik diperoleh warisan maupun hasil sendiri, lima mobil, satu motor, emas dan surat berharga lainnya.

Sementara Sanwasi, Kepala Inspektorat Majalengka yang juga bersaing sebagai bakal calon bupati dari koalisi PPP, Golkar, PAN dan Demokrat tercatat total hartanya enam tahun lalu yakni 2011, sebesar Rp407 juta yang terdiri dari harta tak bergerak sebesar Rp78 juta, harta bergerak sebesar Rp243 juta berupa tiga motor dan satu unit kendaraan roda dua. Sanwasi juga tercatat memiliki hutang sebesar Rp70 juta. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...