Jumat, 19 Januari 2018 | 14.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Update Kesiapan Pilkada, Mendagri Sambangi Bawaslu

Update Kesiapan Pilkada, Mendagri Sambangi Bawaslu

Reporter : Fadilah | Selasa, 9 Januari 2018 - 15:44 WIB

IMG-29418

Mendagri, Tjahjo Kumolo ke KPU. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyambangi Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang terletak di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, (9/1/2018).

Pantauan Kini.co.id di lokasi, Tjahjo tiba sekira pukul 13.45 WIB dengan mengenakan baju dinasi

Tjahjo yang didampingi oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Soedarmo langsung naik ke lantai dua ruang rapat pimpinan Ketua dan Anggota Bawaslu.

Di ruangan tersebut, Tjahjo telah ditunggu oleh Ketua Bawaslu, Abhan serta Anggota Bawaslu lainnya yakni Rahmat Bagja, M Afifudddin, dan Ratna Dewi Pettalolo.

“Kedatangan kami untuk silaturahmi karena memasuki tahapan, Bawaslu juga kan sudah mulai sidang-sidang,” ujar Tjahjo.

Selain itu, kata Tjahjo, kedatangannya ke Kantor Bawaslu ini ingin mengetahui kesiapan pengawas Pemilu dalam menjalankan tugas jelang pelaksanaan Pilkada serentak dan Pemilu serentak.

“‚ÄéKami ingin dapat sedikit informasi mengenai parpol saja yang lolos. Pemerintah tidak banyak ikut campur terlibat,” kata Tjahjo.

Menurut Tjahjo, pihaknya dapat terlibat dalam pengawasan pelaksanaan Pilkada atau Pemilu serentak apabila ada aparatur sipil negara (ASN) tidak netral.

“Apabila ada ASN lakukan politik uang, kita terus mengupdate,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Tjahjo juga meminta Bawaslu tetap bekerja sama dengan pihak terkait soal pelaksanaan Pilkada. Bawaslu diminta bekerja optimal mengawasi adanya politik uang.

“Semoga dapat bekerja sama dengan baik dengan KPU, KPK dan lainnya, kami ingin tingkat partisipasi masyarakat meningkat tapi tidak ada politik uang,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...