Jumat, 19 Januari 2018 | 14.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Maman Imanulhaq bakal calon bupati Majalengka terkaya versi LKHPN

Maman Imanulhaq bakal calon bupati Majalengka terkaya versi LKHPN

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 9 Januari 2018 - 19:35 WIB

IMG-29423

Politisi PKB Kiai Maman Imanulhaq yang maju sebagai bakal calon Bupati Majalengka, Jawa Barat. FOTO: Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Tiga kandidat pasangan calon Bupati Majalengka Jawa Barat 2018 pernah melaporkan harta kekayaan mereka ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan penelurusan kini.co.id di laman acch.kpk.go.id Kiai Maman Imanulhaq yang merupakan anggota DPR dari Fraksi PKB menempati urutan pertama sebagai bakal calon bupati terkaya versi LKHPN.

Meski Maman baru satu kali melaporkan harta kekayaannya kepada KPK, total harta Kiai Maman yang dilaporkan KPK pada 30 November 2014 lalu, adalah sebesar Rp2,8 miliar.

Terdiri dari harta tak bergerak sebesar Rp2,5 miliar, harta bergerak sebesar Rp234 juta berupa satu unit mobil dan satu motor serta harta bergerak lainnya sebesar Rp4,3 juta dan giro sebesar Rp100 juta.

Sementara pasangannya Jefri Romdoni [Ketua DPC Gerindra Majalengka] yang merupakan anak pengusaha bola karena bukan PNS atau pejabat negara swasta sehingga tidak ada kewajiban untuk menyerahkan LHKPN.

Berikutnya menempati urutan kedua, kandidat calon bupati terkaya adalah Karna Sobahi yang saat ini menjabat Wakil Bupati Majalengka.

Karna tercatat empat kali melaporkan kekayaannya kepada KPK, terakhir melaporkan harta kekayaannya ke KPK pada 13 Mei 2014.

Sebelum menjabat wakil bupati Majalengka harta Karna saat masih menjadi PNS mencapai 808 juta, kemudian saat menjabat Wakil Bupati periode pertama naik drastis menjadi Rp1.040 miliar.

Kemudian berlanjut Karna yang berpasangan dengan Sutrisno kembali hartanya naik di tahun 2009 sebesar Rp1,275 miliar .

Dan ditahun 2013 kembali mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp2.608 miliar.

Pasangan Karna, yakni Ketua DPRD Majalengka Tarsono D Mardiana yang hanya satu kali melaporkan kekayaannya saat masih menjabat anggota DPRD, tercatat tahun 2006 harta Tarsono hanya sebesar Rp65 juta.

Diposisi terakhir Sanwasi, Kepala Inspektorat Majalengka yang juga bersaing sebagai bakal calon bupati dari koalisi PPP, Golkar, PAN dan Demokrat tercatat total hartanya enam tahun lalu yakni 2011, sebesar Rp407 juta yang terdiri dari harta tak bergerak sebesar Rp78 juta, harta bergerak sebesar Rp243 juta berupa tiga motor dan satu unit kendaraan roda dua. Sanwasi juga tercatat memiliki hutang sebesar Rp70 juta.

Pasangan Sanwasi yakni M Taufan Ansyar dari kalangan swasta yakni pengusaha suku cadang pesawat komersial. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 13:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Kalau tak ada untung, ngapain impor beras ?

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyatakan indikasi yang disampaikan oleh Rizal Ramli bisa saja terjadi dalam rencana impor ...
KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir ...
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...