Senin, 22 Januari 2018 | 03.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Penenggelaman kapal ilegal naikan stok ikan 9,9 juta ton

Penenggelaman kapal ilegal naikan stok ikan 9,9 juta ton

Kamis, 11 Januari 2018 - 19:08 WIB

IMG-29454

Penenggelaman kapal ilegal diperairan Indonesia. FOTO: Antara

Jakarta, kini.co.id – Penenggelaman kapal pencuri ikan yang telah dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selama ini dinilai meningkatkan stok ikan nasional.

“Dampak dari perginya kapal-kapal asing, stok ikan mengalami peningkatan dari 6,5 juta ton [pada 2011] menjadi 9,9 juta ton,” kata Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Sjarief di Jakarta, Kamis (11/1) dilansir Antara.

Angka ini dihitung dari aktivitas stock assesment sepanjang 2016 dengan cakupan 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan.

Berdasarkan hasil itu, KKP yang dipimpin Susi Pudjiastuti mengeluarkan Kepmen KP Nomor 47/KEPMEN-KP/2016 tentang Estimasi Potensi, jumlah tangkapan yang diperbolehkan dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di WPP NRI dengan estimasi potensi 9,9 juta ton.

Menurut Sjarief, peningkatan stok ikan ini mendorong optimisme nelayan untuk melaut. KKP sendiri telah melengkapi dengan semua sarana dan prasarana pelabuhan agar nelayan bisa beroperasi lebih baik.

Dia juga menyoroti peran BUMN bidang perikanan seperti Perindo dan Perinus yang saat ini sudah semakin sentral.

Pada Rabu (10/1), Presiden Jokowi menyebut kebijakan penenggelaman kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia adalah upaya penegakan hukum.

“Kita tidak main-main dengan illegal fishing, terhadap pencurian ikan tidak main main. Oleh sebab itu yang paling seram ya ditenggelamkan,” ujar Presiden sembari menyatakan langkah itu demi memberikan efek jera bagi pelanggar hukum perikanan tangkap.

Namun sebaliknya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan tahun ini tidak ada lagi penenggelaman kapal karena pemerintah ingin fokus meningkatkan produksi ikan sehingga dapat digenjot untuk ekspor. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...