Senin, 22 Januari 2018 | 02.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Heboh Mahar Pilkada Gerindra, Ridwan Kamil Sebut Tak Pernah Diminta Uang

Heboh Mahar Pilkada Gerindra, Ridwan Kamil Sebut Tak Pernah Diminta Uang

Reporter : Yudi | Jumat, 12 Januari 2018 - 11:10 WIB

IMG-29465

WALI KOTA Bandung, Ridwan Kamil menunggu kedatangan Presiden RI, Joko Widodo dengan mengenakan atribut AMS pada rangka HUT ke-51 AMS di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (28/12). FOTO: AMS

Bandung, kini.co.id – Calon Gubernur (Cagub), Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan saat mencalon sebagai Walikota Bandung dirinya tak pernah dimintai mahar oleh Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

Hal itu dituliskannya dalam akun Twitter resminya @ridwankamil, pada Kamis (11/1/2018), Ridwan Kamil menanggapi twit Partai Gerindra bahwa tidak ada mahar sepeser pun untuk tiket Pilkada.

“Twitter admin @Gerindra ini benar. Saya bersaksi. Waktu pilwalkot BDG, pak Prabowo dan Gerindra tidak meminta mahar sepeser pun utk tiket Pilkada. Hatur Nuhun. **Di pilgub Jabar ini kami berpisah, Krn syarat menjadi kader partai yg tidak mampu sy Penuhi,” cuitnya.

Cuitannya tersebut pun terkait pengakuan La Nyalla Mahmud Mattaliti yang mengaku diminta uang Rp40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar bisa maju sebagai calon gubernur di Pilgub Jawa Timur (Jatim) 2018.

Partai Gerindra memutuskan untuk mendukung pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Hal itu menyisakan luka bagi La Nyalla Mattalitti yang sempat diberi harapan untuk bertarung di Pilgub Jawa Timur (Jatim).

Pasalnya, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim itu gagal memenuhi mahar senilai Rp170 miliar.

la Nyalla mengayakan uang sebesar Rp170 miliar diminta langsung oleh Ketua DPD Gerindra Jatim Supriyanto kepada salah seorang pengusaha muslim TB Danil Hidayat yang kebetulan orang dekat sekaligus tim pemenangan La Nyalla di Pilgub Jatim.

Ia juga mengaku pada Sabtu 9 Desember 2017 saat deklarasi pasangan Mayjen (Purn) Sudrajat-Ahmad Syaikhu sebagai calon Gubernur Jawa Barat, dirinya sempat bertemu langsung dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan diminta menyiapkan uang senilai Rp40 miliar sampai batas waktu 20 Desember.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...