Senin, 22 Januari 2018 | 02.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Yandri Susanto nilai Jokowi akan gemetar jika PDIP kalah di Jawa

Yandri Susanto nilai Jokowi akan gemetar jika PDIP kalah di Jawa

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 12 Januari 2018 - 13:44 WIB

IMG-29467

Ketua DPP PAN, Yandri Susanto. FOTO: Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto menilai Pilkada 2018 merupakan pertarungan untuk mengukur sejauh mana pengaruh Jokowi.

Menurutnya pasca kekalahan PDI-P di DKI Jakarta dan Banten, Jokowi yang merupakan kader PDI-P, akan berusaha mati-matian untuk dapat memenangkan calon yang diusung PDI-P di Pulau Jawa.

“Saya rasa Jokowi akan gemetar kalau PDI-P kalah di Jawa. Jadi Jokowi akan mati-matian untuk memenangkan kandidatnya. Karena tentu ini untuk melenggangkan Jokowi di 2019,” ungkap Yandri usai Sholat Jumat di Kompleks Parlemen DPR Senayan, Jakarta Jumat (12/1).

Namun demikian ditambahkannya, tentu Jokowi bersama partainya tentu sudah mempunyai plan B, jika hal tak diinginkan terjadi.

“Pak Jokowi mulai memasang dua kaki dalam Pilkada ini. Jadi kalau jagoannya tidak menang, masih bisa melobi yang menang,” jelasnya.

Akan tetapi, nampaknya strategi itu tentu tak akan dapat bekerja sama sekali jika pemenang berasal dari koalisi Gerindra, PAN dan PKS

“Intinya apabila koalisi Gerindra, PAN dan PKS menang di Jawa ini akan jadi 3-0 untuk Pak Jokowi, setelah Jakarta dan Banten. Apalagi kalau di Jateng yang merupakan markas banteng kalah, bisa dihitung 4-0,” pungkasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 22:59 WIB

Jadi tim sukses atau peserta Pilkada, Wartawan diminta nonaktif

Dewan Kehormatan PWI Pusat mengimbau wartawan yang terlibat sebagai tim sukses peserta Pilkada Serentak 2018 untuk sementara nonaktif dari kegiataan ...
Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam
Peristiwa - Minggu, 21 Januari 2018 - 18:11 WIB

Truk lebihi muatan penyebab waktu tempu Jakarta- Bandung lebih dari lima jam

Pemerintah menargetkan waktu tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol kembali menjadi tiga jam perjalanan pada saat ramai mulai Februari 2018. Saat ...
Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Ekonomi - Minggu, 21 Januari 2018 - 17:00 WIB

Jokowi ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games

Presiden Jokowi menginginkan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ...
Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis
Politik - Minggu, 21 Januari 2018 - 01:37 WIB

Menag: Saya kaget, lima fraksi setuju LGBT dan sesama jenis

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan ...
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...